
Sumenep, Maduraexpose.com– Generasi Emas Nusantara (GEN) Kabupaten Sumenep kembali lakukan aksi penanaman 1000 pohon di penghujung bulan kemerdekaan pada Jumat (30/08/24), setelah sebelumnya sudah pernah melakukan kegiatan tersebut sebagai rangkaian memperingati HUT ke-79 RI. Kali ini giliran Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) VI menjadi tuan rumah yang meliputi tiga kecamatan (Gapura, Batang-Batang dan Dungkek)
Acara yang bertempat di bibir pantai desa Grujugan, Kec. Gapura tersebut berlangsung sejak pukul 15.00 WIB, yang dihadiri oleh Sekretaris GEN Kab. Sumenep, Perangkat desa setempat, Koorwil VI GEN Sumenep, para Ketua GEN Se-Bakorwil VI, dan delegasi pemuda desa.
Santunan anak yatim menjadi pembuka dari rangkaian acara tersebut yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan dilanjut proses penanaman pohon mangrove oleh pengurus GEN Bakorwil VI bersama perangkat dan pemuda desa setempat.
Fauzi Sekretaris GEN Sumenep menyampaikan bahwa acara tersebut bukan kali pertama GEN melakukan kegiatan tersebut, apalagi dalam memperingati HUT ke-79 RI GEN Sumenep memiliki program penanaman 1000 pohon yang bekerjasama dengan dinas terkait.
“Ini bukan merupakan kali pertama GEN Sumenep melakukan aksi penanaman, setelah sebelumnya sudah dilaksanakan di beberapa titik kecamatan. Memang di bulan Agustus ini untuk memperingati HUT ke-79 RI kami sudah bekerjasama dengan dinas terkait untuk melakukan aksi penanaman 1000 pohon, dan kali ini berlangsung di Bakorwil VI yang diawali dengan santunan anak yatim tadi.” Ucap Fauzi saat ditemui di lokasi.

Acara tersebut nampaknya juga mendapat respon baik dari masyarakat desa Grujugan, Pulala Raksono menyampaikan bahwa dirinya sangat merespon baik terhadap program tersebut karana dinilai mampu meberikan dampak kepada masyarakat dan meminta untuk dilanjutkan
“Ini kegiatan yang luar biasa kami bersama perangkat desa dan masyarakat yang hadir kali ini menyambut baik, karena ini adalah aksi penyelamatan lingkungan dan penyelamatan sosial. Dibuktikan dengan santunan anak yatim dan penanaman pohon mangrove, kami minta untuk dilanjutkan bahkan kalau perlu tempatnya di sini terus.” Pungkas Raksono sambil tertawa kecil kepada awak media. (red)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)