Kepala Disbudporapar Tanggapi Ketua DKS, Jeep Anggota Dewan Hingga Wakapolres

Terbit: 25 Desember 2023 | 21:32 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Perjalanan penting Calender of Event 2023 Sumenep Masa Kejayaan yang dimotori oleh Dinas Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep menyisakan banyak kekecewaan dari sejumlah pihak, termasuk Ketua Dewan Kesenina Sumenep (DKS).

Ketua DKS Turmidzi Djaka melalui pernyataan tertulis yang diterima Maduraexpose.com menyampaikan sejumlah masukan yang dialamatkan kepada Disbudporapar maupun Event Orginazer.

Putra Almarhum penyair KH Jamaluddin Kafi ini menilai sepanjang pagelaran Calender of Event 2023 Sumenep Masa Kejayaan (hari jadi Sumenep ke 754 tahun) itu dinilai ada yang melabrak nilai-nilai kepatutan.

“Meminta Disbudporapar Sumenep agar mempertimbangkan betul mudharat, dampak maupun manfaatnya bagi masyarakat atas setiap kalender event yang dilakukan,”terang Turmedzi Jaka Ketua DKS dilansir Maduraexpose.com, Senin 25 Desember 2023.

Pria yang kesohor dengan album perdananya “Kain Putih” itu juga mendesak agar Meminta Disbudporapar Sumenep tak hanya melibatkan EO, namun juga lembaga adhoc bidang kesenian.

“Disbudporapar Sumenep melibatkan pakar, ahli atau lembaga adhoc di bidang kesenian untuk membantu merumuskan langkah strategis tata kelola Seni di Sumenep,”tandasnya.

Pemilik nama Semedi Dzikir yang melejit lewat albumnya “Cermin Hati” dan “Do’a dibalik do’a” ini juga menyayangkan adanya insiden penyelenggaraan motor cross yang dilaksanakan di areal Taman Bunga sehingga mengganggu orang mau sholat di Masjid.

“Belum lagi peristiwa tawuran Kelompok Musik Angin Ribut versus Gong Mania dalam Festival Dewi Cemara yang digelar Pemprov Jatim melalui Disbudporapar Sumenep. Harusnya semua itu tak perlu terjadi,” pungkasnya.

Sementara Moh Iksan dikonfirmasi Maduraexpose.com melalui telpon pribadinya menanggapi dengan tenang seperti tidak terjadi sesuatu apapun selama pelaksanaan Calender of Event 2023, Sumenep Masa Kejayaan.

“Tanggapan saya baik, saya perhatikan. Tapi yang jelas, setiap event itu pada saat kurasi kita ngajak dari teman2 dari perguruan tinggi, ada dari uniba, ada dari unija dan ada juga dari STKIP”

“Jadi mohon maaf, cakanca DKS selalu kita libatkan dalam hal bagaimana agar penataan terhadap pentas atau event seni dan budaya itu mendapatkan tempat,” ujar H.Moh Iksan Kepala Disbudporapar Sumenep kepada Maduraexpose.com, Senin.

Iksan juga menyinggung soal penempatan Sekretariat agar lebih mudah merespon setiap persoalan yang ada.

“Makanya sekretariat saja kami letakkan di depan kantor. Ketika ada sesuatu, kantor saya sangat terbuka atau mohon maaf di WA saja. Dan kita selama ini selalu kok untuk berkoordinasi,” imbuh Iksan.

Selain itu Iksan mengaku turut kecewa dengan peristiwa mobil jeep yang naik keatas panggung Lapangan Kesenian Sumenep (LKS).

“ Hanya saja memang kegiatan atau kejadian event terakhir itu melukai kita semua termasuk saya, kenapa? Karena yg jelas panggung itu bukan untuk dinaiki oleh Jeep. Itu yg jadi problematika yang ada di event 2023,”.

Lebih lanjut Iksan menambahkan, untuk Calender Event 2024, pihaknya akan lebih banyak melibatkan Dewan Kesenian Sumenep.

“ Untuk event 2024 selanjutnya, kami akan selalu koordinasi dengan DKS, utamanya pada posisi pelaksanaan event seni dan budaya ya, Kita akan undang, kemudian mari memberika masukan,” pungkas Moh Iksan Kadis Budporapar Sumenep.

Ditempat terpisah, H. Masdawi Anggota DPRD yang diduga pemilik mobil jeep seklaigus pengemudi kendaraan saat naik keatas panggung LKS tidak menampik kejadian tersebut. Kendati demikian, pihaknya melakukan hal itu bukan atas inisiatif sendiri.

Mobil Jeep Anggota Dewan saat berusaha naik keatas Panggung LKS/Net

“Oh, soal mobil jeep naik panggung LKS itu, jujur Itu mobil naik panggung karena diminta oleh pihak EO, bahkan saat itu ada juga Pak Wakapolres dilokasi,” terang H.Masdawi pemilik jeep yang juga Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Partai Demokrat memberikan klraifikasi melalui telpon WhatsApp pribadinya. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *