Jakarta — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan rencana kunjungannya ke Sumenep, Jawa Timur, untuk menangani langsung Kasus Luar Biasa (KLB) campak. Langkah ini diambil menyusul lonjakan kasus yang signifikan di wilayah tersebut.
“Rencananya saya mau ke sana,” ujar Budi Gunadi di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025). Meskipun belum memastikan tanggal pasti, Menkes mengakui bahwa peningkatan kasus campak tidak hanya terjadi di Sumenep, tetapi juga di beberapa kota lain di Pulau Madura.
Secara terpisah, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyoroti rendahnya cakupan imunisasi campak di Sumenep sebagai penyebab utama merebaknya penyakit ini. Menurutnya, ada berbagai alasan yang membuat orang tua ragu memberikan vaksinasi pada anak.
“Banyak (alasan keluarga enggak mau vaksinasi anak), ada yang dikaitkan soal agama, takut karena nanti ada efek samping,” jelas Prof. Dante.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Prof. Dante menegaskan bahwa vaksinasi yang diberikan kepada masyarakat telah melalui kajian empiris yang mendalam dan terbukti aman. Hal ini diharapkan bisa meyakinkan masyarakat akan pentingnya imunisasi untuk mencegah penyebaran campak lebih luas.
[inf/dtk/dbs/gim/fer]


















