Kematian Mengintai Anak-Anak, Campak di Sumenep Jadi Alarm Merah Nasional

Terbit: 23 Agustus 2025 | 14:54 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com — Saat rakyat merayakan kemerdekaan, wabah mematikan menyelinap di Sumenep, mengancam nyawa anak-anak. 17 nyawa melayang, 16 di antaranya karena luput dari tameng imunisasi yang seharusnya diberikan.

 

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan jeritan pilu yang seharusnya menggugah kesadaran seluruh pihak, terutama pemerintah daerah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tak tinggal diam. Kunjungan langsungnya ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Sabtu, 23 Agustus 2025, bukan sekadar simbolis.

 

Ia datang sebagai pemimpin yang peduli, yang tahu betul bahwa nyawa rakyatnya adalah prioritas. Ia menyaksikan sendiri kondisi pasien, menegaskan bahwa masalah ini membutuhkan respons cepat, bukan sekadar laporan di atas kertas.

 

 

Lebih dari 2.000 kasus suspek campak di Sumenep seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah daerah. Ini bukan lagi masalah kesehatan lokal, tapi krisis kemanusiaan. Mengapa begitu banyak anak-anak yang tidak diimunisasi? Siapa yang bertanggung jawab atas kegagalan ini?

 

 

Gubernur Khofifah telah memberikan solusi. Vaksinasi campak-rubella massal akan segera digulirkan. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen pemerintah daerah dan peran serta tokoh masyarakat.

 

Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban dari kelalaian yang bisa dicegah. Waktunya bagi pemerintah daerah untuk bertindak cepat, memastikan setiap anak di Sumenep mendapatkan haknya untuk hidup sehat dan aman.

Jangan sampai, di masa depan, kita harus menangisi lebih banyak nyawa yang hilang karena kegagalan kita bersama.

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *