
PAMEKASAN, MaduraExpose.com — Perjalanan panjang kritik terhadap kinerja Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Madura akhirnya menemui titik terang. Pergantian pucuk pimpinan di institusi tersebut, dari M. Syahirul Alim ke pejabat baru, menjadi sorotan setelah serangkaian aksi protes dan desakan publik.
PMII Pamekasan Kecewa, Soroti Lemahnya Pengawasan Rokok Ilegal
Pada awal Februari 2025, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan, Homaidi, mengungkapkan kekecewaan mendalamnya terhadap Kepala Bea Cukai Madura saat itu, M. Syahirul Alim. Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakhadiran Syahirul dalam audiensi yang telah dijadwalkan, di mana PMII Pamekasan hanya diterima oleh staf humas.
“Kami tidak puas karena hanya diterima oleh staf yang pandangannya normatif,” tegas Homaidi.
Dalam pertemuan tersebut, PMII Pamekasan menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai di Madura. Menurut mereka, fenomena ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan persaingan tidak sehat yang memukul mundur industri kretek kecil dan menengah yang sudah patuh pada regulasi. Industri lokal ini dinilai sangat strategis karena tidak hanya menyediakan lapangan kerja, tetapi juga menopang rantai pasokan dari petani tembakau hingga pengecer.
PMII Pamekasan mendesak Bea Cukai untuk meningkatkan pengawasan, menindak produsen rokok ilegal, dan menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum. Mereka juga meminta DPR RI, khususnya Komisi XI, untuk turun tangan mengawasi kinerja Bea Cukai secara langsung.
Aktivis Sambut Gembira Pencopotan, Sebut Awal Tantangan Baru
Beberapa waktu kemudian, kabar pergantian Kepala Bea Cukai Madura pun mencuat. Aktivis Madura, Farid Gaki, menyambut berita ini dengan sukacita. Ia menilai pencopotan M. Syahirul Alim sebagai “angin segar” bagi penegakan hukum di sektor cukai Madura.
“Jujur saya sangat bahagia ketika mendengar kabar, kalau Kepala Bea Cukai Madura diganti,” ujar Farid.
Farid Gaki secara terbuka mengkritik kepemimpinan Syahirul Alim yang dinilainya membiarkan praktik-praktik pelanggaran merajalela, termasuk menjamurnya produksi rokok ilegal dan mafia pita cukai. Ia menyebut, ada ratusan perusahaan rokok ilegal yang sengaja dibiarkan.
Meskipun demikian, Farid mengingatkan bahwa pergantian ini bukanlah akhir dari masalah. Justru, ini menjadi babak baru bagi pejabat baru untuk membuktikan keberaniannya. Ia menantang Kepala Bea Cukai yang baru untuk memiliki “nyali lebih besar” dalam memberantas para mafia rokok dan pita cukai, terutama di Pamekasan yang menjadi pusat Bea Cukai Madura.
“Saya menunggu aksi tegas dan beranimu, Bapak Kepala Bea Cukai Madura yang baru,” pungkas Farid. [dbs/jak/rri/gim]

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
