Demo Raskin Desa Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

MADURA EXPOSE–Setelah melalui proses hukum yang sangat panjang, akhirnya penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura menetapkan Target Operasi (TO) terkait kasus dugaan penyelewengan beras miskin (raskin) Desa Guluk-Guluk dan Desa Poteran, Kecamatan Talango, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Adi Harsono, Kepala Seksi Intelejensi Kejari Sumenep kepada awak media mengatakan, penetepan TO tersebut setelah melalui proses pemeriksaan terhadap ratusan saksi dari kasus raskin di dua desa tersebut.

Kendati sudah menetapkan TO kasus raskin, pihak Kejari mengaku belum bisa melakukan expose siapa saja yang sudah ditetapkan sebagai target operasi.

“Mohon maaf, untuk saat ini kami belum bisa mempublikasikan TO karena khawatir yang bersangkutan melarikan diri,” terang Adi Harsono, Kepala Seksi Intelejensi Kejari Sumenep kepada awak media.

Diberitakan sebelumnya, ribuan warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk Sumenep berkali-kali melakukan aksi unjuk rasa, baik ke Kantor Pemkab maupun DPRD Sumenep mendesak pihak Kejari segera menetapkan tersangka kasus raskin Desa Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Untuk diketahui, jumlah Daftar Penerima Manfaat (DPM) Desa Guluk-Guluk mencapai 1000 orang lebih, sedang untuk Desa Poteran, Kecamatan Talango mencapai 823 kepala keluarga (KK). [ferry]