Kedua Tangan Hancur, Korban “Bondet” Dirujuk ke RSD Surabaya

0
816

Sumenep, MaduraExpose.com- Sungguh sial nasib Sairi (43) warga Dusun Basoka Tengah, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep karena nyaris kedua tangannya yang terkena ledakan potasium atau bondet dirumahnya, Minggu (25/1/2015).

Hingga berita ini diunggah, belum dipastikan, apakah korban terkena ledakan potasium milik sendiri atau diserang oleh pihak tertentu. Kendati demikian, pihak kepolisian membantah jika korban terkena ledakan potasium.
“Sepertinya bukan ledakan bondet, karena yang kami temukan dilokasi hanya selongsong dan sobekan kertas”, terang AKP Sahrawi, Kapolsek Rubaru kepada awak media, Minggu (25/1).

Pihaknya lebih meyakini, ledakan yang nyaris menwaskan korban itu bukan bondet maupun potasium. Diduga kuat berupa petasan ukuran besar yang meledak hingga membuat tangan korban hancur.

Sementara keterangan warga sekitar lokasi kejadian menyebutkan, bunyi ledakan dirumah Sairi terdengar hingga radius satu kilometer. Akibatnya, ratusan warga langsung berduyun-duyun menuju sumber ledakan dirumah korban.
“Suara ledakan itu cukup keras hingga radius satu kilometer Mas. Warga Desa Basoka langsung mendatangi rumah korban”, ujar Ahmadi, tetangga korban.

Sairi yang tiap harinya bekerja sebagai petani itu mengalami luka cukup parah dan kedua tangannya hancur. Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RSD Dr.Moh Anwar Sumenep untuk perawatan intensif.

“Karena luka dikedua tangannya cukup parah, pihak rumah sakit menyarankan agar korban dirujuk ke rumah sakit di Surabaya”, ujar seorang perempuan yang mengaku keluarga korban sambil meminta identitasnya dirahasiakan.
(Lis/Fer)