Keadilan di Bawah Langit Madura

Terbit: 31 Agustus 2025 | 10:02 WIB

Hujan tak turun, namun langit di atas Pamekasan, Madura, terasa kelabu. Udara dipenuhi duka dan kemarahan yang membara.

 

Di monumen Arek Lancor, puluhan pengemudi ojek online (ojol) berkumpul, bukan untuk mencari penumpang, melainkan untuk menuntut keadilan bagi seorang saudara yang gugur.

 

Pita hitam melingkar di lengan mereka, sebuah tanda berkabung yang bisu. Namun, suara mereka tidak bisu. Setiap sorakan dan teriakan dipenuhi tuntutan untuk mengusut tuntas kematian Affan Kurniawan.

 

Affan, seorang pahlawan tanpa tanda jasa, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat tengah mencari nafkah. Tubuhnya hancur di tengah demonstrasi, sebuah tragedi yang tak terbayangkan.

 

 

Subhan Taufik, koordinator aksi, berdiri di depan rekan-rekannya. Suaranya lantang, memecah keheningan yang menyelimuti. “Agar masyarakat Indonesia tahu bagaimana arogansi yang dilakukan kepada rekan kami!” serunya, suaranya bergetar menahan amarah.

 

Mereka tidak hanya menuntut keadilan, tetapi juga transparansi. Mereka ingin seluruh dunia melihat wajah di balik tragedi ini, agar tak ada lagi korban yang jatuh di jalanan.

 

 

Aksi solidaritas ini adalah pengingat bahwa di balik setiap jaket hijau, ada nyawa, ada keluarga, ada mimpi yang diperjuangkan. Dengan istigasah, mereka berdoa untuk ketenangan arwah Affan.

 

Dengan pita hitam, mereka menunjukkan luka yang tak akan sembuh. Dan dengan suara lantang, mereka berjanji akan terus berjuang sampai pelaku dihukum setimpal.

 

Mereka menolak untuk diam. Mereka adalah kesatuan, dan di bawah langit Madura yang murung, mereka bersumpah akan menjadi suara bagi mereka yang dibungkam. Keadilan harus ditegakkan, dan tidak ada arogansi yang bisa memadamkan api perjuangan mereka.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *