Kaum Muda Gelar Musyawarah Besar Saat Muktamar NU ke-33

Terbit: 26 Juli 2015 | 08:10 WIB

MADURA EXPOSEMemanfaatkan momen Muktamar NU para aktivis NU akan berkumpul membahas sejumlah permasalahan dalam sebuah musyawarah besar, di sela gelaran resmi pertemuan tertinggi NU ini.

Dalam muktamar ke-33, kelompok yang menamakan diri Kaum Muda menggelar sejumlah diskusi bertempat di Stikes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang pada 2-3 Agustus. Pertemuan ini akan menjadi forum perbincangan, silaturrahim, dan jumpa gagasan kaum muda NU dari berbagai profesi, komunitas, keahlian, konsentrasi keilmuan dan gerakan di masyarakat. Forum pembuka pada Ahad, 2 Agustus pukul 09.00 akan dihadiri Menag Lukman Hakim Syaifuddin, Alissa Wahid, Saiful Hadi (Direktur Utama LKBN Antara), Dr Imam Nashiruddin (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia), dkk.

Lalu sesi dua pada pukul 13.00 WIB mengambil tema #KataKamu tengan Peran Keagamaan NU: Islam Aswaja dan Persaingan Ideologi Dunia akan dibagi lagi dalam tiga forum FGD. Forum pertama membahas Kontekstualisasi Islam Aswaja Sebagai Manhajul Fikr Menghadapi Persoalan Bangsa Global. Forum kedua akan membahas Revitalisasi Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan dan Institusi Sosial dengan menghadirkan penyelenggara Gerakan Nasional (GN) Ayo Mondok, FKGMP, RMI, Kemenag, dkk. Forum ketiga membahas Strategi Budaya dan Dakwah NU di Era Media Baru dengan menghadirkan Nukman Lutfie, Ainun, Chomsun, Savic Ali, Ainun Najib, PPM Aswaja, dkk.

Selanjutnya sesi ketiga diselenggarakan pada pukul 19.00 WIB dengan tema #KataKamu tentang Peran Kemasyarakatan NU: Persoalan Keumatan, Advokasi Rakyat. Forum ini membahas empat tema, pertama NU dan Tanganan Ekonomi Politik Pembangunan Kependudukan, Bonus Demografi dengan menghadirkan Erani Yustika, Mas’ud Said, dkk. Kedua, Politik Agraria dan Konflik SDA dengan menghadirkan FNKSDA, WAlhi, Aak Abdulla, dkk. Ketiga, Rekonsiliasi dan Konflik Sosial dengan menghadirkan Syarikat Idnoensia, Cmars, dkk. Dan Keempat, Politik dan Demokrasi dengan menghadirkan Abdullah Azwar Anas, Kholik Arief, Andry Dewanto, dkk.

Terakhir, sesi keempat diselenggarakan pada Senin, 3 Agustus pukul 09.00 WIB mengambil tema #KataKamu tentang Institusional Building Tata Kelola Organisasi NU yang dibagi dalam tiga forum. Pertama, Kontekstualisasi Khittah 1926 untuk Penguatan Organisasi dan Kepengurusan NU dengan menghadirkan peneliti/pengamat NU, Lakpesdam, PCNU Sumenep, Pasuruan, Rembang, dkk. Keuda, Membangun Jaringan Bisnis Ekonomi Keumatan dan Kelembagaan NU dengan menghadirkan HIPSI, JKR, HPN, Sidogiri, Qoryah Thayyibah, BazaarNU, M Touriq (OJK), dkk. Ketiga, Sistem Pengkaderan dan Pendidikan NU dengan menghadirkan LP Maarif, ISNU, Ansor, Fatayat, PMII, IPNU, IPPNU, dan KMNU.

Bagi yang ingin mendapat informasi lebih lanjut atau melakukan registrasi, bisa mengakses twitter @kamu_NU facebook Kaummuda NU.

(Mukafi Niam/NU Online/arrahmah)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *