Karay Dhalem Temor Gelar Tahlil dan Shalawat Bersama Potoh Bhujuk Bendungan

Terbit: 16 Juli 2023 | 11:40 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Sekitar 100 orang yang merupakan Potoh (keturunan) dari Kiai Barokah
Bin Kiai Abdullah Sajjad yang garis nasabnya bersambung kepada Sunan Cendana berkumpul dirumah Fathol Bari atau yang lebih dikenal dengan nama penanya Ferry Arbania.

Pertemuan digelar sehabis shalat Jumat kemarin hingga pukul 16.00 WIB.
Adapun acara yang disuguhkan dalam pertemuan Potoh Bhujuk Bendungan diantaranya pembacaan surat Al Fatihah kepada Buhujuk Bendungan dan para leluhur lainnya.

“Sebenarnya acara kemarin itu kumpulan rutin bulanan yang dilaksanakan tiap Jumat kedua para keturunan Bhujuk Bendungan Karay. Alhamdulillah semuanya kompak, bahkan beberapa kiai juga hadir,” ujar Ferry Arbania, tuan rumah sekaligus dewan pembina Kompolan Bhujuk Bendungan.

Sementara Kiai Muizzi Jauhari, pengurus harian Kompolan Bhujuk Bendungan dalam kesempatan itu menegaskan tentang pentingnya istiqamah dalam berorganisasi agar senantiasa mendapat barokah dari para sesepuh atau leluhur.

“Kami berharap kita tetap istiqamah menjalankan Kompolan Bhujuk Bendungan ini tiap bulan Jum’at kedua. Jangan terpengaruh apakah itu Jum’at legi,Kliwon atau Jum’at manis. Saya paham kita semua punya kesibukan masing-masing,tapi jangan sampai jadi alasan untuk tidak menghadiri Kompolan yang baru kita rintis ini,” ujarnya disambut antusias anggota Kompolan Potoh Bhujuk Bendungan di kediaman Ferry Arbania yang sejak beberapa tahun terakhir lebih dikenal dengan sebutan Karay Dhalem Temor Kecamatan Ganding.

Dalam kesempatan ini, pembacaan Fatihah (hadlorah) di pimpin oleh KH.Imam Ghozali (Arongan) yang berdomisili di Desa Gadu Timur, sedangkan Tahlil Bersama dipimpin oleh K.Zuhdi Amin menantu dari KH.Abdul Hamid (Alm) Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Iman, emudian pembacaan shalawat nulis dan qiayam dipimpin oleh Mi Qasim Baghaost Bajurus.

Pertemuan bulan depan yakni hari Jum’at tanggal 11 Agustus 2023 akan digelar di Desa Aeng Panas Sumenep.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Nabhan Bylqini yang dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Busyro yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Khairi Al Usmani. (Ima/put)

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *