Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Karang Bunga di Tembok Sarinah
Poem by: Ferry Arbania.

—Sajak Fatihah untuk KorbanLedakan Thamrin—-

Selamat malam pak Kapolri, Jokowi Presiden dan rakyat Indonesia
Apakabar Pak Yos, sehat selalu intelijen kita, aparat negara
saudara-saudara pengacara, para pakar dan bangsawan
masihkah luka ini menganga di Thamarin, merobek jantung kita

Terimakasih karangan bunga, tepuk tangan teroris
dan para arwah yang menutup cerita di Sarinah
lukamu adalah jeritan kami di tanah merdeka
yang melampaui perihnya khatulistiwa

hingga berita ini berdiskusi keruang fiksi
tak satupun jiwa berani menutup nelangsa
begitu juga mulut kami yang mengucap keberanian
ketakutan itu senantiasa muncul dalam kecemasan

Wahai prajurit TNI dan kita yang punya nurani
dipundakmu kami hampar sajadah kebangsaan
doa’-do;a dan juga pengharapan sewajarnya
berdiri tegak dalam kumandang patriotisme

Pun ketika tulisan ini tak sanggup menjadi dewa
anak-anak ibu pertiwi tetap bangkit melakukan perlawan
membungkam tangis dengan kobaran api cinta
sampai kami sadar, bahwa perlawanan sejati bukanlah kambing hitam

Lantas siapakah berani mundur dari empuknya kekuasaan
sumpah serapah, caci makian dan hujatan yang melebihi ledakan
sementara di gubuk kami yang pengap dengan angka-angka kemiskinan
mana mungkin menenteng senjata melawan kata-kata

Batin kami sudah kurus kering dilumpuhkan granat kamis itu
ringkihan bom disela gedung-gedung pencakar langit
telah meninggikan rok yang dikenakan wanita kita
namun begitu, kami tetap Indonesia seutuhnya.

Jika memang tak ada yang patut disalahkan
biarkan rakyat menilai dengan nalar yang berkeping-keping

selamat jalan polisiku yang malang
Indonesia mengenangmu dari sudut pandang.

15/1/2016 | 19:11
[Gebuk Sastra 2016]