Kalau Bisa Nyalon, Sosok Ra Mamak Bisa “Merepotkan” Paslon Achmad Fauzi – Dewi Khalifah

0
349
Achmad Fauzi bersama Banser NU dalam sebuah momen bersama/Istimewa.

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Analis politik dari Sumekar Network, Tedy Muhtadi menilai perhelatan Pilkada Sumenep 9 Desember dipastikan berjalan damai dan tidak akan terjadi gesekan yang terlalu berati dibandingkan dengan beberapa pemilihan kepala daerah sebelumnya.

Hal itu diungkap dengan menelaah pasangan calon yang saat ini sudah mengantongi rekom dari masing-masing parpol pengusung.

Tedy memprediksi, jika hanya nantinya hanya dua calon yang ditetapkan oleh KPU sebagai Cabup –Cawabup, maka yang paling diuntungkan adalah pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah yang diusung oleh PDI Perjuangan dan PAN.

“Saya melihat kubu Fauzi-Eva ini akan melenggang tanpa rintangan yang berarti. Keduanya sama-sama punya basis pendukung yang jelas dan popularitasnya sudah tak terkejar oleh lawan. Apalagi Nyi Eva itu dulu lawannya Fauzi, sekarang mereka sudah bersatu. Bisa dibayangkan, jika kekuatan lawan dan kawan sudah serumpun menjadi satu kekuatan. Bisa menang telak Bos,” ujarnya kepada Maduraexpose.com, Kamis 23 Juli 2020.

Disinggung adakah sosok yang bisa mengimbangi kekuatan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah, pihaknya mensinyalkan putra terbaik Annuqayah yang sejak awal, jauh hari sebelumnya mendapat dukungan dari kalangan kiai dan loyalis tokoh tersebut.

“Justru saya melihat,satu-satunya tokoh yang bisa mengimbangi kekuatan Fauzi-Eva itu hanya ada pada sosok Ra Mamak Ketua DPC PPP Sumenep. Beliau itu putra Annuqayah yang sejak awal mendapat dukungan dari keluarga besar pesantren, termasuk dari loyalis dan relawan yang tersebar hampir di seluruh kecamatan. Artinya figur Kiai sebagai bupati masih mendominasi,” pungkasnya.

[fer][/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]