MADURA EXPOSE— Masalah banjir di sejumlah titik di Pamekasan merupakan persoalan serius dan berlangsung sekian lamanya. Di tahun 2016 mendatang, sejumlah target dan solusi mulai dipersiapkan, diantaranya dengan mengeruk sungai yang mulai mendangkal.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Rencananya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sudah menganggarkan pembelian tiga unit bego spider seharga Rp 1 miliar untuk melakukan normalisasi saluran sungai yang cenderung meluap saat musim penghujan.

Achmad Sjaifudin, Kepala Dinas PU Pengairan Pamekasan Madura bilang, untuk melakukan pengerukan sungai di Pamekasan, tidak harus dengan memakai bego spider yang bisa naik turun sungai. Alasannya, harga tersebut terlalu tinggi dan terkesan pemborosan.

“Saya rasa cukup dengan bego spider biasa saja tanpa naik turun sungai. Kalau yang biasa Rp 1 miliar bisa dapat tiga unit. Tapi kalau yang bego naik turun sungai jauh lebih mahal, satu unit saja seharga Rp 1,5 miliar”, terangnya kepada awak media di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

[med/fer]