Kadir Gozal Puji Kadisbudparpora Soal Festival Orkes

Terbit: 24 April 2016 | 08:42 WIB

MADURA EXPOSE–Seniman senior Kadir Gozal memuji ide kreatif Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep yang menggagas Festival Orkes Dangdut yang melibatkan semua penyani dan musisi yang tergabung dalam Persatuan Artis dan Musisi Dangdut Sumenep (Pamdas) yang digelar selama beberapa hari dan ditutup pada Jum’at Malam 22 April 2016.

“Jujur saya acungi jempol ke Pak Sufianto, Kadisbudparpora. Festival Orkes ini adalah event pertama sepanjang sejarah yang difasilitasi langsung oleh instansi pemerintah daerah”, ujar Kadir Gozal kepada Madura Expose.

Pria yang paling berjasa mengantarkan Irwan Sumenep ke ajang Dangdut Academy Indosiar – D’Academy 2 ini berharap agar event tersebut berkelanjutan, minimal dalam satu tahun sekali. Bahkan dirinya menginginkan tak hanya kalangan musisi dan artis dangdut saja yang difasilitasi pemerintah daerah, melainkan segala aliran musik yang banyak diminati masyarakat.

“Kami mendukung langkah Disbudparpora ini supaya tidak hanya memfasilitasi musik dangdut saja. Karena di Sumenep ini juga banyak kelompok musik lainnya semisal orkes gambus, hadrah, rock dan band”, imbuhnya.

Sementara Sufianto, Kepala Disbudparpora Sumenep mengaku akan berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan semua keinginan masyarakat. Bahkan dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar festival musik saronen dan jalur musik Islami.

“Sesuai bidang kami di Disbudparpora, semua aliran musik dan kesenian yang ada akan kita akomodir sebaik mungkin. Tak hanya komunitas musik, kelompok penggiat sastra pun akan kita rangkul untuk memajukan Sumenep dengan segala potensi yang melimpah”, ujarnya.

Mantan Kabag Humas Protokol Setkab Sumenep ini berkeinginan semua kelompok kesenian yang ada di ujung timur Pulau Madura tersebut tetap hidup dan memiliki gairah dalam berkontribusi kepada masyarakat sesuai bidang masing-masing.

HotExpose:  Jurus Fajar 'Kepung' Ekonomi Rakyat

“Event-event yang kami gelar sebagai pelecut semangat agar para musisi, seniman maupun sastrawan di Sumenep tetap eksis dengan karya-karya mereka. Disbudparpora selalu membuka ruang komunikasi untuk kemajuan bersama”, pungkasnya.

[hem/fer**]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Terbit: 16 April 2026 | 19:20 WIB SUMENEP – Eskalasi konflik agraria di pesisir Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, kini memasuki fase krusial yang menguji integritas penegakan hukum di Jawa…

Jurus Fajar ‘Kepung’ Ekonomi Rakyat

Terbit: 16 April 2026 | 12:00 WIB SUMENEP – Akselerasi ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar secara progresif mendorong inklusi keuangan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *