Sumenep, Maduraexpose.com- Penetapan dan penentuan nomor urut pasangan calon (paslon) Cabup dan Cawabup dalam Pilkada Sumenep priode 2015-2020 sudah tuntas digelar KPUD setempat. Masing-masing paslon menyatakan siap menang dan siap kalah, meski bayangan kekalahan menjadi hantu tersendiri dibenak mereka.

Bagaimana dengan kekuatan politik dan strategi politik dari pihak petahana (imcumbent), dalam hal ini A.Busyro Karim, Cabup dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di dampingi Cawabup Achmad Fauzi dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) menggantikan posisi Soengkono Sidik yang selama lima tahun menjadi Wakil Bupati sejak memenangkan pertarungan Pilkada Sumenep 2010 silam.

Akankah kehadiran Achmad Fauzi ini mampu mendongkrak perolehan suara pada Pilkada Sumenep kali ini, yang bakal dihelat pada 9 Desember 2015 mendatang. Mungkinkah, sukses besar pasangan A.Busyro Karim-Soengkono Sidik (AbusSidik) akan terulang lagi tanpa kehadiran mantan Kepala Bappeda Sumenep tersebut? Bagaimana kalau misalnya kalah?

“(kalau misalnya tidak terpilih lagi) Saya tetap akan mengabdi kepada Kabupaten Sumenep ini. Pengalaman di politik misalnya, saya ingin menciptakan politik yang ber-akhlakul karimah”, ujar Busyro Karim dalams sesi wawancara khusus dengan awak media setempat.

Tak hanya itu, politisi yang juga mantan suami penceramah kondang Wafiqoh Jamilah atau Nyai Mila mengaku akan mengabdikan seluruh kemampuannya dalam bidang politik dan pendidikan agar terus berkualitas.

“Saya tidak hanya menyumbangkan pemikiran, tapi juga mengabdi lewat pendidikan, politik, melalui ya…apa saja yang bisa saya lakukan, termasuk pengentasan kemiskinan yang ada di Kabupaten Sumenep”, pungkasnya.

 

(ytb/prm/fer)