Ini alasan Kiai dan Ribuan Santri Kepung DPRD Bangkalan

Terbit: 25 Agustus 2015 | 17:15 WIB

Maduraexpose.com- Makin tergerusnya budaya lokal Madura yang selama ini dikenal agamis, membuat ribuan santri dan Kiai Bangkalan, Madura turun jalan menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD setempat, menuntut adanya Peraturan Daerah (Perda) yang bisa membuat kota kelahiran Syaichona Cholil kembali menjadi kawasan yang karib dengan dzikir dan shalawat.

Ribuan santri dan Kiai dari berbagai Pondok Pesantren di Bangkalan tersebut juga melakukan orasi dan longmarch dari Ponpes Syaichona Moh Cholil menuju gedung DPRD setempat. Aksi besar-besaran itu tak ayal mengundang macet jalanan umum hingga terlihat puluhan kendaraan mengular.

“Kami datang ke Kantor DPRD ini menuntut supaya dibuatkan Perda Kota Dzikir dan shalawat dibumi Bangkalan”, teriak Kiai Toyyib Fawaied Muslim dalam orasinya didepan ribuan massa pengunjuk rasa. Puas beroarsi, massa juga bergerak menuju kantor Pemkab mendesak pihak eksekutif mendukung keinginan ribuan santri dan kiai tersebut.

(bbs/mex)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *