Jendral TNI Gatot Nurmantyo Kunjungi Pulau Oksigen Sumenep

Terbit: 12 Juni 2016 | 14:05 WIB

SUMENEP, MADURA EXPOSE – Pulau Gili Iyang di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, tidak hanya dikenal karena kadar oksigennya yang terbaik kedua di dunia, tetapi juga memiliki catatan sejarah penting terkait kunjungan tokoh-tokoh besar nasional. Salah satu momen ikonik adalah ketika Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menginjakkan kaki di pulau ini pada Juni 2016 silam.

Kunjungan Jenderal bintang empat ini bukan sekadar tugas kedinasan, melainkan sebuah pengakuan terhadap potensi luar biasa yang dimiliki “Pulau Oksigen” tersebut.

Mendarat dengan Helikopter TNI AL Jenderal Gatot Nurmantyo beserta istri, Ibu Neni Gatot Nurmantyo, tiba di Pulau Gili Iyang menggunakan helikopter Bell 412EP milik TNI AL. Pendaratan dilakukan di helipad Dusun Lembana, Desa Bancamara, yang langsung disambut oleh Dandim 0827/Sumenep saat itu, Letkol Inf Budi Santosa.

Rombongan petinggi TNI, termasuk Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi dan Pangarmatim Laksda Darwanto, turut serta dalam perjalanan udara tersebut untuk menyaksikan langsung keasrian pulau yang dihuni oleh banyak penduduk berusia lanjut (centenarian) ini.

Ritual di Sumur Tertua dan Kepedulian Sosial Di lokasi titik O2 Desa Bancamara, Jenderal Gatot tidak hanya melakukan peninjauan teknis, tetapi juga menyempatkan diri berbagi santunan kepada warga lanjut usia. Agenda berlanjut ke renovasi Masjid Hidayatullah Islam di Dusun Bungkok.

Menariknya, sang Panglima juga mengunjungi sumur tertua di Dusun Raas Timur. Di sana, Jenderal Gatot beserta para petinggi TNI lainnya melakukan ritual cuci muka menggunakan air sumur tersebut, sebuah simbol penghormatan terhadap kearifan lokal dan sumber kehidupan masyarakat Gili Iyang.

Kunjungan ini diakhiri dengan shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Babul Islam sebelum akhirnya rombongan take-off kembali menuju Surabaya. Jejak Panglima TNI di Pulau Oksigen ini tetap menjadi catatan emas bagi pariwisata dan harga diri masyarakat Sumenep hingga hari ini.

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *