Jelang Pilkada, Moh Hosni: 150 Miliar pun Saya Siap!!

0
984
Moh.Hosni, pengusaha asal Pulau Arjasa, Kangean, Sumenep di dampingi Edi Junaidi, Ketua LSM PPB di Lesehan Labang Mesem, Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur (Foto:Ferry MaduraExpose.com)

Sumenep, MaduraExpose.com- Kasak kusuk tentang bakal munculnya sosok baru asal kepulauan Sumenep yang dikabarkan bakal ikut mewarnai pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep Desember 2015 akhirnya terjawab sudah.

Adalah Moh.Hosni, seorang pengusaha dan tokoh muda asal Pulau Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur jawabannya. Sosok yang satu ini, dikenal sebagai sosok yang memiliki track record positif dalam membantu memajukan wilayah kepulauan tanpa membeda-bedakan apakah orang daratan maupun orang kepulauan.

“Selama ini saya tidak bisa berdiam diri melihat ketertinggalan masyarakat Kepulauan. Dan kami dengan senang hati, sejak awal bersama masyarakat di daratan juga, berbuat sesuatu dan banyak hal untuk Sumenep”, ujar Moh.Hosni, saat membuka dialog dengan sejumlah aktivis LSM dan awak media, di Lesehan Labang Mesem, Kota Sumenep, Kamis dini hari (7/5/2015).

Hosni juga membeberkan, sejak beberapa tahun terakhir, dirinya diminta oleh sejumlah tokoh, baik di daratan maupun di kepulauan agar ikut serta dalam bursa Pilkada Sumenep, baik kapasitasnya sebagai Cabup maupun Cawabup priode 2015-2020.

“Insya Allah saya siap maju dalam Pilkada Sumenep atas restu seluruh masyarakat. Soal pendanaan, insya Allah, ada sekitar Rp 150 miliar yang sudah kami persiapkan”, ujarnya menambahkan.

Moh.Hosni yang jebolah Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton Probolinggo ini menambahkan, selama ini pihaknya menyayangkan, banyaknya figur kepulauan yang selalu menggembar gemborkan ingin membangun Sumenep, namun pada praktiknya, justru tidak pernah peduli untuk ikut membangun daerahnya. Harusnya, lanjut dia, siapapun tokoh asal kepulauan yang merasa dirinya mampu baik secara SDM dan terlebih finasial, untuk tidak menutup mata atas persoalan yang selama ini jadi momok masyarakat.

“Satu contoh kecil saja, dari jaman belanda sampai era digital dewasa ini, Pulau Kangean belum tersentuh aliran listrik yang layak seperti daratan. Belum lagi sarana transportasi laut dan sarana kesehatan yang juga masih minim. Harusnya ini jadi perhatian semua tokoh yang selama ini menggembar gemborkan hendak jadi pemimpin Sumenep”, lanjutnya.

Lulusan S-1 kesehatan dan S2 Kedokteran Imunulogi Universitas Airlangga Surabaya ini bertekad untuk mempersatukan masyarakat kepulauan dan daratan yang selama ini terkesan ada jarak yang sangat kuat.

“Mempersatukan masyarakat kepulauan dan daratan itu maksudnya, kenyamanan fasilitas umum dan kesejahteraan yang selama ini dirasakan saudara-saudara kita didaratan,harus juga dinikmati oleh masyarakat kepulauan”, timpalnya.

Disinggung keseriusan dirinya untuk maju sebagai kandidat diajang Pilkada Sumenep, Moh Hosni menganggukkan kepala dengan mantap.

“Bersama dukungan seluruh tokoh dan masyarakat saya siap mencalonkan diri, baik itu sebagai Cabup maupun Cawabup. Dan insya Allah, sudah kami siapkan dana sekitar Rp 150 miliar untuk kebutuhan tim pemenangan”, pungkas aktivis yang sekaligus pemilik APMS Kecamatan Pulau Arjasa, Kangean ini.

(Rhm/Ferry)