Jelang Akhir Jabatan Bupati, Kiai Sumenep Ribut Soal Foto

Terbit: 5 September 2015 | 12:37 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com- Menjelang berakhirnya masa jabatan Busyro Karim sebagai Bupati Sumenep pada Oktober tahun ini, tensi politik Pilkada dipanaskan dengan ribut kalangan kiai, terkait postingan foto KH.Muhammad Said Abdullah, Pengasuh Pondok Pesantren Matholiul Anwar, Pangarangan, Kecamatan Kota.

Upaya tabayyun pun dilakukan oleh pihak Hambali Rasyidi selaku pihak yang disomasi. Menurutnya, penempatan foto pada media facebook dan tabloid yang dikelolanya itu, tidak bermaksud untuk menjadikan figur Said Abdullah sebagai pendukung Busyro Karim yang akan maju kembali pada Pilkada Sumenep yang dijadwalkan pada 9 Desember 2015.

“Saya posting foto Kiai Said karena saya pengagum beliau. Tidak untuk kepentingan kampanye politik. Karena beliau sendiri berkomitmen untuk tidak terjun ke politik praktis”, ujar Hambali kepada Maduraexpose.com Sabtu dini hari, 5 September 2015.

Diberitakan sebelumnya, foto KH Moh Said Abdullah bersama istri dan bupati beserta istrinya di pampang di akun facebook Hambali Rasyidi. Bahkan juga foto tersebut dicetak di sebuah tabloid yang selama ini banyak merilis sisi positif pemkab dan bupati Busyro.

Adapun surat somasi dari pihak yang merasa dirugikan itu tertanggal 4 September 2015 lalu, di tandatangani oleh koordinator alumni, Moh Ali Wasik dan Dewan Pengasuh yakni, Lora Moh Saifa Ibadillah. Dalam surat tersebut pihak pesantren meminta Hambali meminta maaf melalui media massa yang ada di kabupaten Sumenep yang jumlahnya mencapai ratusan, baik online maupun cetak. Permintaan itu diberi deadline hingga tenggang waktu 2×24 jam.

(fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *