Inovasi Daerah: Bupati Fauzi Desak OPD Tinggalkan Pola Lama

Terbit: 12 Agustus 2025 | 16:50 WIB

SUMENEP, Madura Expose — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melalui ajang Penganugerahan Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi 2025, secara tegas menuntut transformasi birokrasi. Dalam sorotan tajam Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didesak untuk meninggalkan pola kerja lama dan mengadopsi budaya inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Arahan ini merupakan refleksi dari upaya Pemkab dalam memaksimalkan otonomi daerah untuk menjawab tantangan pembangunan yang kian kompleks.

 

Inovasi Sebagai Kunci Tata Kelola Modern

 

Bupati Fauzi menekankan bahwa inovasi tidak harus berskala besar. “Inovasi itu bisa berupa penyederhanaan prosedur layanan, peningkatan akses informasi, penggunaan teknologi, hingga kolaborasi lintas sektor,” jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan pemahaman bahwa tata kelola pemerintahan yang modern berfokus pada efisiensi dan efektivitas yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Peran pimpinan OPD menjadi krusial sebagai agen perubahan yang tidak hanya memiliki ide, tetapi juga mampu merealisasikannya menjadi program kerja nyata.

Bupati juga menyoroti pentingnya keberlanjutan inovasi. Ia menegaskan bahwa inovasi harus menjadi sebuah sistem program yang mampu melahirkan pembaruan berkelanjutan, bukan sekadar proyek sesaat. Langkah ini adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah secara fundamental.

 

BRIDA sebagai Katalisator Inovasi Daerah

 

Menanggapi arahan Bupati, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, menjelaskan bahwa lembaganya berfungsi sebagai katalisator inovasi. “Anugerah inovasi tujuannya untuk memberikan apresiasi terhadap inovasi yang sudah dihasilkan,” ujarnya. Apresiasi ini diberikan kepada berbagai elemen, mulai dari OPD, Puskesmas, hingga masyarakat.

Penganugerahan ini bukan hanya sebatas seremonial, melainkan mekanisme insentif birokrasi yang bertujuan untuk memacu semangat inovasi. Dengan adanya penghargaan, Pemkab Sumenep berharap tercipta iklim kompetisi positif yang mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus berkreasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Ini adalah wujud konkret dari komitmen Pemkab Sumenep dalam mewujudkan otonomi daerah yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. [*]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *