Sumenep (MaduraExpose.com)– Demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya, dengan metode Anjangsana mendatangi dan berkomunikasi langsung bersama warga, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya, diharapkan akan terjalin silaturahmi yang kokoh dan kuat sehingga memiliki ikatan batin antara TNI dan rakyat yang pada akhirnya bisa menjadi alat juang yang tangguh.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Dikatakan oleh Babinsa Desa Aeng Anyar Sertu Hari Sunyoto bahwa silaturahmi tetsebut dilakukan guna menjalin hubungan baik antara Babinsa dengan semua elemen yang ada agar tercipta saling komunikasi dan banyak hal guna mengantisipasi dan meminimalisir setiap kejadian di desa binaan. “Dengan sistem anjangsana seperti inilah sasaran kegiatan pembinaan teritorial (Binter) dapat tercapai dengan optimal”, katanya. Kamis, (15/3/2018).

Dalam kesempatan tersebut juga Sertu Hari mengajak warganya untuk senantiasa memelihara kerukunan hidup dalam menjalankan aktivitas sehari-hari karena dengan hidup rukun kita semua akan merasakan kedamaian. “imbuh Sertu Hari”.

Kegiatan anjangsana pada kali ini Sertu Hari menyempatkan dirinya berkunjung ke rumah warga binaan yaitu Bapak Samadikun yang bertempat tinggal diwilayah binaan di Dusun Aeng Anyar Desa Aeng Anyar Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Kamis, (15/3/2018).

Senada dengan apa yang jadi harapan Kamandan Koramil 0827/23 Giligenting Kapten Inf. Eko Prayitno, beliau menyampaikan juga yang mana salah satu peran keberadaan Babinsa di wilayah adalah membina teritorial, karena babinsa menjadi tempat mengadu masyarakat terkait hal-hal yang berdampak pada keamanan nasional. “Babinsa juga dituntut untuk dapat memetakan kondisi teritorialnya. Setiap saat pemetaan diaktualkan sehingga jika terjadi sesuatu di wilayah bisa diketahui dengan cepat”, jelas Kapten Eko.

(sur/fer)