Ini Alasan Polisi Tembak Maling Motor Depan RGS FM Sumenep

0
1070

MADURAEXPOSE.COM–Gara-gara melakukan perlawanan saat mau ditangkap, Junaidi (37), warga Dusun Mandaraga, Desa Keles, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terpaksa menerima hadiah timah panas petugas kepolisian setempat, Jumat (27/1/2017).

Pelaku pencurian sepeda motor Honda Beat nopol No. Pol: M 2363 XH di pasar Anom Baru tersebut, terpaksa dilumpuhkan, karena tindakannya mengancam keselamatan petugas.

Sehingga aparat kepolisian mengambil tindakan tegas, dengan cara menbedil betis kananya, untuk menhentikan perlawanannya.

Sebagaimana keterangan Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin, pencurian sepeda motor dilakukan tersangka, di parkiran samping toko dalam pasar Anom Baru Sumenep.

Saat itu, tersangka berhasil menggondol sepeda motor milik Abd Rahman, warga Desa Pandian. Kemudian pelaku membawa barang hasil curiannya itu, dengan cara mendorong/menuntunya arah utara pasar, hingga jarak sekitar 300 meter.

Tersangka kemudian menitipkan barang hasil curiannya di rumah warga, dengan alasan kunci kontak sepeda motor tersebut hilang.

“Tersangka berusaha menduplikat kuncu speda motor curiannya tersebut di area taman bunga, untuk selanjutnya dilakukan penangkapan oleh unit Resmob,” terang kasatreskrim Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu.

Namun apes, saat pelaku hendak digelandang petugas, tersangka malah memberikan perlawanan.

Akibatnya, tersangka ditembak betis kanannya, untuk menghentikan perlawanannya.

“Karena yang bersangkutan melawan petugas, ya ditembak betis kananya. Setelah itu pelaku di bawa ke RSUD Sumenep guna dilakukan pengobatan,” pungkasnya.

Selain menangkap tersangkap, saat ini polisi masih memburu pelaku lainnya yang diduga membantu pelaku curanmor. Salah satunya seorang pria berinisial RZ asal Desa/Kecamatan pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Ferry/*]

HotNews:  Warga Saronggi Ditangkap Saat Pesta Narkoba Dirumah Seorang Perempuan