
MADURAEXPOSE.COM–Hingga saat ini pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep terus melengkapi berkas tersangka kasus raskin yang menyeret Moh.Ikbal, yang masih menjabat sebagai kepala desa (Kades) Guluk-guluk, priode kedua.
Bahkan penyidik di korps Adhiyaksa tersebut memperpanjang masa penahanan Kades Ikbal dengan alasan untuk melengkapi berkas tersangka. Saat ini, tersangka masih meringkuk di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Sumenep, Madura, Jawa Timur.
“Perpanjangan penahanan tersangka menjadi 40 hari. Kami lakukan untuk melengkapi berkas-berkasnya,” terang Kasi Intel Kejari Sumenep, Rahadian Wisnu, Senin baru-baru ini kepada awak media.
Didesak hal apa saja yang dibutuhkan pihak penyidik Kejari, Wisnu enggan membeberkan dengan dalih rahasia internal. Namun pihaknya memastikan, ada beberapa keterangan tersangka yang masih dibutuhkan penyidik.
“Mengenai kekurangan dalam pemberkasan tersangk, ini rasia penyidik. Mohon maaf, kami tidak bisa membeberkan,” dalihnya didepan awak media.
Untuk diingat, Kepala Desa Guluk-guluk, Moh. Ikbal ditahan setelah Ikbal menjalani pemeriksaan selama empat di ruang penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep,setelah sebelumnya dilaporkan warganya sendiri, terkait dugaan tindak pidana penyimpangan bantuan raskin tahun 2010-2014. Ikbal kali pertama ditahan pada hari Kamis 15 September 2016.
Alasan penahanan orang nomor satu di Desa Guluk-guluk tersebut, karena khawatir melarikan diri, mempersulit proses hukum dan menghilangkan barang bukti. [Zal/R34/Fer]

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
