Ini Alasan Kejari Sumenep Perpanjang Penahanan Kades Ikbal

0
480
Ist.Ribuan warga desa Guluk-Guluk berunjuk rasa menuntut penegak hukum segera tahan Kades Ikbal.@2015/Maduraexpose.com.

MADURAEXPOSE.COM–Hingga saat ini pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep terus melengkapi berkas tersangka kasus raskin yang menyeret Moh.Ikbal, yang masih menjabat sebagai kepala desa (Kades) Guluk-guluk, priode kedua.

Bahkan penyidik di korps Adhiyaksa tersebut memperpanjang masa penahanan Kades Ikbal dengan alasan untuk melengkapi berkas tersangka. Saat ini, tersangka masih meringkuk di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Perpanjangan penahanan tersangka menjadi 40 hari. Kami lakukan untuk melengkapi berkas-berkasnya,” terang Kasi Intel Kejari Sumenep, Rahadian Wisnu, Senin baru-baru ini kepada awak media.

Didesak hal apa saja yang dibutuhkan pihak penyidik Kejari, Wisnu enggan membeberkan dengan dalih rahasia internal. Namun pihaknya memastikan, ada beberapa keterangan tersangka yang masih dibutuhkan penyidik.

“Mengenai kekurangan dalam pemberkasan tersangk, ini rasia penyidik. Mohon maaf, kami tidak bisa membeberkan,” dalihnya didepan awak media.

Untuk diingat, Kepala Desa Guluk-guluk, Moh. Ikbal ditahan setelah Ikbal menjalani pemeriksaan selama empat di ruang penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep,setelah sebelumnya dilaporkan warganya sendiri, terkait dugaan tindak pidana penyimpangan bantuan raskin tahun 2010-2014. Ikbal kali pertama ditahan pada hari Kamis 15 September 2016.

Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep (Dok/MaduraExpose.com
Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep (Dok/MaduraExpose.com

Alasan penahanan orang nomor satu di Desa Guluk-guluk tersebut, karena khawatir melarikan diri, mempersulit proses hukum dan menghilangkan barang bukti. [Zal/R34/Fer]