
SUMENEP, MaduraExpose.com – Madura belakangan didera mendung kemanusiaan yang akut. Di balik dinding-dinding rumah yang seharusnya menjadi altar perlindungan, tragedi justru meletus tak terkendali. Indriani Yulia Mariska, anggota DPRD Jawa Timur periode 2024-2029, berdiri dengan wajah mendung namun tegas. Srikandi PDI Perjuangan ini melempar kritik tajam sekaligus duka mendalam atas eskalasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang kian mencemaskan di wilayah Sumenep.
Rangkaian Tragedi yang Menggetarkan Nurani Catatan hitam di penghujung tahun 2024 menjadi bukti nyata betapa “Hantu Patriarki” masih menghantui Tanah Garam. Dimulai dari tragedi yang menimpa seorang kader aktif Fatayat NU Sumenep pada Oktober 2024, disusul kasus memilukan di Batang-Batang di mana seorang suami tega mencabut selang oksigen istrinya hingga tewas, hingga kasus kekerasan di Paberasan pada Desember 2024 yang mengakibatkan hilangnya nyawa perempuan berinisial NC.
Bagi Indriani, rentetan kasus maut ini bukan sekadar statistik administratif, melainkan sebuah sinyal darurat kemanusiaan. “Hukum tidak boleh terlambat hadir. Tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan di tanah para ulama ini,” tegasnya dengan wibawa yang menggetarkan.
Profil Sang Srikandi: Dari Perang Stunting hingga Advokasi Sosial Langkah Indriani menyuarakan isu KDRT bukanlah sebuah anomali. Politisi yang dilantik pada 31 Agustus 2024 ini memang dikenal sebagai pejuang isu kesehatan, sosial, dan budaya yang vokal di Dapil XIV Madura.
Jejak pengabdiannya melampaui meja parlemen. Indriani adalah ujung tombak dalam perang melawan stunting, penanganan KLB campak, hingga edukasi pencegahan Flu Singapura yang sempat ia dorong melalui koordinasi ketat dengan Dinas Kesehatan Jatim pada 2025. Tak hanya itu, pada Februari 2026, ia bersama sejawatnya turun langsung menyalurkan 400 paket sembako untuk warga terdampak angin puting beliung di Desa Karduluk, membuktikan bahwa ia hadir di setiap denyut kesulitan masyarakat.
Diagnosa Publik: Melawan Akar Patriarki Secara administratif, Indriani menekankan bahwa penanganan KDRT harus sejalan dengan komitmennya terhadap perlindungan anak dan perempuan. Dari sorotannya terhadap angka perkawinan anak hingga penanganan HIV pada anak, Indriani melihat KDRT sebagai muara dari ketimpangan edukasi.
“Penegakan hukum itu wajib, tapi pendekatan budaya dan keterlibatan tokoh agama adalah kunci untuk memutus rantai kekerasan ini,” tuturnya. Baginya, melindungi perempuan Madura adalah bagian integral dari menjaga martabat budaya dan masa depan generasi penerus di Madura-Gateway.
Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

![MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose] MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776238298/kokain-27-kg-bungkus-bugatti-sumenep-maduraexpose_hwe1rf.jpg)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
