Hasil Survei Annuqayah: Kepuasan Publik Kemenag Sumenep Naik Signifikan

Terbit: 20 Desember 2025 | 05:00 WIB

MaduraExpose.com – Komitmen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel membuahkan hasil positif. Berdasarkan riset independen yang dilakukan oleh Tim Pascasarjana Universitas Annuqayah, tingkat kepuasan masyarakat terhadap institusi ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan di penghujung tahun 2025.

Hasil tersebut dipaparkan dalam agenda Ekspose Hasil Survei Indeks Kepuasan Pelayanan Publik (IKPP) dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) yang digelar pada Kamis (18/12/2025).

Loncatan Indeks di Semester II 2025

Kemenag Sumenep menunjukkan performa yang konsisten dalam memperbaiki kualitas birokrasi. Data perbandingan antara Semester I dan Semester II tahun 2025 menunjukkan angka yang menggembirakan:

  • Indeks Kepuasan Pelayanan Publik (IKPP): Berhasil naik dari angka 85,15 menjadi 90,34.

  • Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK): Mengalami peningkatan tajam dari 92,50 menjadi 94,71.

Pencapaian IPAK yang hampir menyentuh angka sempurna (94,71) menunjukkan bahwa budaya kerja bersih dan antikorupsi telah terinternalisasi dengan baik di lingkungan Kemenag Sumenep.

Integritas sebagai Napas Pelayanan

Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan bahwa peningkatan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti nyata dari kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Dalam pandangan Islami, pelayanan publik adalah bagian dari amanah diniyah (agama) untuk melayani umat dengan kejujuran dan tanpa pamrih.

“Peningkatan tersebut mencerminkan semakin baiknya kualitas pelayanan publik serta komitmen kuat kami dalam membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan berintegritas,” ujar Abdul Wasid.

Evaluasi Menuju Pelayanan Prima

Kemenag Sumenep menjadikan hasil survei dari Universitas Annuqayah ini sebagai bahan muhasabah atau evaluasi untuk terus berbenah. Fokus utama kedepannya adalah mempertahankan mutu pelayanan sekaligus memperkuat mitigasi pencegahan korupsi secara berkelanjutan.

Langkah Kemenag Sumenep yang menggandeng akademisi dari Universitas Annuqayah juga dinilai sebagai terobosan cerdas dalam menjaga transparansi melalui pelibatan lembaga pendidikan Islam yang kredibel dalam menilai kinerja birokrasi. [Tim/Red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *