Hari Kesaktian Pancasila: PLN Bangun Perisai Keselamatan Listrik dan Siaga Bencana di Seluruh Jawa Timur

Terbit: 1 Oktober 2025 | 04:13 WIB

SURABAYA – Semangat Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi diwujudkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui aksi nyata membangun Perisai Keselamatan bagi pegawai dan masyarakat.

 

PLN melancarkan serangan serentak berupa Simulasi Tanggap Bencana dan Edukasi Listrik Aman di berbagai kota, menegaskan komitmen mereka terhadap budaya Zero Accident dan Zero Harm.

 

 

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyatakan, inisiatif ini adalah pilar untuk menciptakan ekosistem kelistrikan yang andal sekaligus aman.

 

“Keselamatan adalah fondasi. Kami bergerak secara internal dan eksternal untuk memastikan setiap pihak memahami risiko dan tahu cara bertindak cepat dalam situasi darurat,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

 

 

Memperkuat Barisan Internal: Simulasi Siaga Bencana

Aktivitas pelatihan difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis pegawai dan mitra kerja dalam menghadapi skenario terburuk, mulai dari kebakaran hingga gempa bumi.

 

  1. Menaklukkan Si Jago Merah di Surabaya: PLN UP3 Surabaya Utara menggandeng Tim Pemadam Kebakaran Pasar Turi untuk pelatihan intensif. 55 pegawai dan mitra kerja dibekali kemampuan praktik menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan sistem hydrant, sebuah bekal penting mengingat tantangan penanganan bencana di kawasan perkotaan.
  2. Siaga Darurat Taktis di Gresik: PLN UP3 Gresik melaksanakan simulasi gabungan dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD. Latihan ini mencakup skenario evakuasi gempa bumi dan penanganan api menggunakan APAR jenis CO₂ dan powder. Manager UP3 Gresik, Suhandopo, menekankan bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab kolektif.

Mewariskan Budaya Aman: Edukasi Listrik ke Generasi Muda

PLN juga menyasar segmen kunci, yaitu pelajar, untuk menanamkan pemahaman keselamatan ketenagalistrikan sejak dini.

  • Penyuluhan Bahaya Korsleting di Blitar: Ratusan siswa SMK Islam 1 Blitar mendapat sosialisasi mendalam mengenai bahaya korsleting, pentingnya instalasi listrik aman ber-SNI, serta larangan mutlak bermain layangan di dekat jaringan listrik.
  • PLN Mengajar dan Kado Listrik Ceria di Jember: Program PLN Mengajar di SMA Negeri 1 Tanggul tidak hanya memberikan materi edukatif keselamatan, tetapi juga menyajikan kuis interaktif, penyerahan beasiswa, dan sosialisasi program khusus bagi pelanggan, Kado Listrik Ceria (Kalcer).

 

 

Komitmen PLN melampaui keandalan pasokan. Melalui serangkaian kegiatan edukasi dan simulasi ini, PLN berharap masyarakat luas di seluruh Jawa Timur semakin sadar bahwa Keselamatan Listrik adalah kunci keberlanjutan.

 

Ini adalah langkah proaktif dalam mencapai visi perusahaan mewujudkan operasi yang aman dan berdampak positif bagi lingkungan (Zero Accident, Zero Harm).

 

[infopublik/MaduraExpose]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *