Hari Ini, Disperta Kedatangan Doktor Pertanian Brawijaya

0
1175
Ir.Bambang Heriyanto, MSi, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur usai menerima kedatangan Dosen Universitas Brawijaya Malang, Jum'at 24 Juli 2015. (Foto: Ferry Arbania)

Sumenep, Maduraexpose.com- Sekitar pukul 09.30 WIB pintu ruangan Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Sumenep tampak tertutup rapat dengan nyala lampu yang benderang, Jum’at 24 Juli 2015.

Jadwal interview yang sudah dijdwal dengan Maduraexpose.com sempat tertunda sejenak karena kedatangan tamu penting seorang Doktor Pertanian dari Universitas Brawijaya , Malang, Jawa Timur.

Kedatangan sang Doktor ini sebagai apresiasi penuh terhadap kinerja Disperta di kota berlambang Sumekar tersebut. Tak banyak perbincangan antara kedua tokoh ini, melainkan fokus pada persamaan persepsi, terkait upaya pemerintah daerah, dalam hal ini, tanggung jawab penuh dipundak Kepala Dinas Pertanian Sumenep, Bambang Irianto beserta seluruh SDM yang ada.

“Bapak Doktor Afifuddin Latif Adirejo merupakan dosen di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang. Tadi seperti dilihat sendiri, hanya sebentar diruangan saya membicarakan hal-hal penting agar masyarakat menjadi Petani Pemulia”, kata Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diruang kerjanya, Jum’at 24 Juli 2015.

Dijelaskan Bambang, pihaknya sendiri, sejauh ini terus berupaya melakukan berbagai macam ikhtiar pemerintah mensejahterakan para petani. Ia melanjutkan, sudah saatnya para petani tidak dilihat sebelah mata.

“Yang diharapkan pemerintah bagaiman para petani kita menjadi petani ilmuwan dengan ragam predikat yang disandangkan semisal petani sekolah, petani profesor dan semacamnya”, imbuhnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Bambang, dalam upaya meningkatkan produksi padi petani, pemerintah melalui Dinas Pertanian tengah menggalakkan pembangunan pertanian, produksi padi dengan masa tanam lebih singkat.

“Masa tanam yang singkat dengan hasil produksi padi yang lebih berkualitas minimal 10 persen meningkat dibanding 10 tahun sebelumnya”, imbuhnya.

Program pembangunan pertanian yang dijelaskan Kepala Disperta Sumenep tampaknya bukan sekedar isapan jempol. Informasi yang dihimpun Maduraexpose.com menyebutkan, dalam waktu dekat bakal ada pertemuan antar Mahasiswa Pertanian se-Indonesia.

“Jadwal pertemuan mahasiswa se-Indonesia itu dibentuk penanggung jawab di masing-masing provinsi. Untuk Jawa Timur, koordinatornya dipercayakan kepada Universitas Brawijaya Malang”, pungkasnya.

(Ferry Arbania)