
Sumenep, Madura Expose– Jeritan pilu para petani tembakau di Kabupaten Sumenep kembali terdengar. Di tengah musim panen yang seharusnya menjadi momen untuk menuai hasil, mereka justru dihadapkan pada ancaman kerugian besar.
Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) 2025 yang sudah susah payah ditetapkan, kini diduga kuat hanya menjadi angka di atas kertas. Sejumlah pedagang dan bandul tercium mengakali harga, membeli tembakau di bawah patokan yang sudah disepakati.
Mahfud Amin, Anak seorang petani sekaligus mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Sumenep, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menegaskan, praktik ini adalah pukulan telak bagi kerja keras petani.
“Kalau harga dibeli di bawah TIHT, kerja keras dari tanam sampai panen tidak sebanding dengan hasilnya,” kata Mahfud Amin, seolah mewakili suara ribuan petani lainnya.
Menurutnya, jika kondisi ini terus berulang, minat petani untuk menanam tembakau bisa pupus. “Kalau tiap tahun begini, petani bisa kapok. Ujungnya, produksi tembakau menurun dan pasar terganggu,” ujarnya, mengisyaratkan potensi ancaman serius bagi keberlanjutan pertanian tembakau di wilayah ini.
Mahfud mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk turun tangan dan tidak tinggal diam. Ia menuding permainan harga ini banyak dilakukan oleh oknum pedagang yang tidak memedulikan aturan yang ada. “Pemerintah harus benar-benar hadir. Kebanyakan yang bermain harga itu pedagang yang tidak paham aturan. Akhirnya petani rugi,” serunya, mempertanyakan komitmen pengawasan pemerintah.
TIHT 2025: Patokan Harga yang Diabaikan
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Sumenep, Moh Ramli, menjelaskan bahwa TIHT 2025 sejatinya adalah sebuah harga patokan minimal. Angka tersebut bukan ditetapkan sembarangan, melainkan hasil musyawarah panjang bersama akademisi, LSM, media, kelompok tani, pabrikan, dan gudang.
“TIHT ini patokan minimal. Kalau kualitas panen bagus, harga bisa jauh di atas itu,” jelas Ramli.
Berikut adalah TIHT 2025 yang telah ditetapkan:
- Tembakau Gunung: Rp 67.929/kg (naik dari Rp 66.983/kg pada 2024).
- Tembakau Tegal: Rp 63.117/kg (naik dari Rp 61.604/kg).
- Tembakau Sawah: Rp 46.188/kg (naik tipis dari Rp 46.142/kg).
Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa harga-harga ini seolah tak bertaji. Kini, bola panas ada di tangan pemerintah daerah. Apakah mereka akan mengawal nasib petani atau membiarkan janji manis TIHT 2025 berakhir menjadi cerita pilu musim panen?

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)