SUMENEP, maduraexpose.com – Sosok Prof. Mahfud MD dikenal sebagai pendekar hukum yang tak kenal takut. Namun, di balik ketegasannya, ternyata ada beberapa hal pantangan yang sangat tidak disukai oleh pria kelahiran Madura ini.
Jika hal-hal ini dilanggar, jangan kaget jika sang Profesor akan bereaksi keras, bahkan tanpa pandang bulu siapa pelakunya. Tim redaksi Madura Expose mencoba merangkum apa saja yang paling dibenci oleh tokoh besar kebanggaan masyarakat Madura ini.
1. Praktek ‘Jual Beli’ Keadilan
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Mahfud MD adalah musuh nomor satu para koruptor. Hal yang paling tidak beliau sukai adalah saat hukum dijadikan barang dagangan. Bagi beliau, hukum adalah panglima, bukan alat untuk melindungi yang kuat. Beliau paling geram jika melihat “permainan” di bawah meja yang merugikan rakyat kecil.
2. Tawaran Suap dan ‘Amplop’ Pelicin
Inilah yang paling “diharamkan”. Dalam berbagai kesempatan, Mahfud MD sering bercerita betapa beliau sangat tidak menyukai tamu atau pihak-pihak yang mencoba memberikan imbalan untuk meloloskan sebuah perkara. Beliau dikenal sangat menjaga kebersihan tangannya dari urusan gratifikasi. Konon, siapa pun yang mencoba “main-main” soal ini, akan langsung masuk dalam daftar hitam beliau.
3. Sikap ‘ABS’ (Asal Bapak Senang)
Sebagai seorang akademisi sekaligus praktisi, Mahfud MD paling tidak suka dengan gaya kepemimpinan atau laporan yang hanya manis di bibir saja. Beliau lebih menyukai fakta pahit daripada kebohongan yang dibungkus rapi. Beliau sangat membenci sikap penjilat yang hanya ingin menyenangkan atasan namun abai terhadap realita di lapangan.
Kenapa Masyarakat Madura Harus Bangga?
Ketidaksukaan Mahfud MD terhadap tiga hal di atas menunjukkan karakter asli orang Madura yang religius, jujur, dan pemberani. Beliau adalah cerminan dari prinsip “Abantal Syahadat, Asapo’ Iman, Akajhal Sholat” (Berbantal Syahadat, Berselimut Iman, Berpayung Sholat).
Penasaran dengan cerita lengkap bagaimana Mahfud MD menolak suap bernilai miliaran? Simak ulasan eksklusifnya hanya di Madura Expose!
Red./Editor: Ferry Arbania






