Hadiri Acara KPUD, Bupati Sumenep “Bermesraan” Dengan Wabup Pertamanya

Terbit: 18 Mei 2017 | 19:08 WIB

SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM–Suasana pendopo KPUD Sumenep seketika menjadi heboh, manakala dua tokoh berpengaruh, yakni A.Busyro Karim dan mantan Wabupnya Soengkono Sidik, berpelukan dalam acara di peresmian rumah pintar Pemilu.

Mantan Wakil Bupati Sumenep, Periode 2010-2015 ini, saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Demokrat Sumenep, Madura. Soengkono Sidik memastikan akan maju dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Disela-sela acara, Soengkono sempat ditanya sejumlah wartawan terkait kemungkian dirinya untuk mencalonkan diri dalam bursa Pilkada Sumenep pada tahun 2020 mendatang. mantan kepala bappeda tersebut menjawab dengan mantap.

”Kalau memang sudah direstui oleh Partai, ya saya siap. ”Ya M1 lah, masak M2. Ketinggalan zaman kalau masih di M2,” tegasnya.

Pihaknya mengklaim telah memulai menyusun kekuatan sayap partai diberbagai kecamatan, atau daerah pemilihan. Salah satunya dengan cara merekrut pemuda sebagai pengurus partai.

Selain itu, mengoptimalkan kekuatan partai yang saat ini telah terbangun. Berdasarkan hasil amatannya ada dua daerah pemilihan yang mesin partai kurang optimal. Yakni, di daerah pemilihan 6 dan 7. Sementara kekuatan partai di daerah pemilihan 1,2,3,4 dan 5 masih stabil.

”Untuk Dapil 6 dan7 akan ditempatkan kader yang benar-benar berjiwa petarung,” jelasnya penuh optimis.

Sementara untuk target perolehan kursi di DPRD pada Pimilihan Legislatif mendatang, dirinya menargetkan bisa mencapai 10 kursi. Sementara berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif, partai berlambang mercy itu meraih 7 kursi.

[Jun/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *