H. Masdawi Berharap Achmad Fauzi Tak Seperti Bupati Sebelumnya Soal Wisata Gili Iyang

0
108

Sumenep (Maduraexpose.com)–H.Masdawi Anggota Komisi II DPRD dari Fraksi Partai Demokrat Sumenep pengelolaan sejumlah obyek wisata di Pulau Gili Iyang sejak pemerintahan Bupati Busyro Karim dinilai menyisakan banyak Pekerjaan Rumah (PR) besar bagi pemerintahan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah yang baru dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep hingga priode 2024 mendatang.

“Pengelolaan obyek wisata di masa pemerintahan sebelumnya (Bupat Busyro Karim,Red) menjadi PR besar bagi Bupati Achmad Fauzi. Banyak hal yang perlu dituntaskan dalam pengelolaanya,” demikian H.Masdawi dalam sebuah percakapan dengan Maduraexpose.com belum lama ini.

Masdawi menyebutkan beberapa objek pendukung yang selama ini terkesan tidak sesuai dengan fungsinya, seperti halnya pengelolaan home stay milik Pemkab Sumenep yang sekarang tidak terurus dan mulai dipenuhi dengan tumbuhan liar di halaman depannya. Selain itu masalah ketersediaan oksigen yang diduga tidak sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Lembaga professional yang berkompeten dalam masalah oksigen.

Pihaknya juga menyinggung soal program Mandi Cuci Kakus (MCK) yang sangat membantu perekonomian masyarakat kepulauan di Gili Iyang.

“Dari awal kita sudah usulkan kepada Pemkab agar dibuat program 10 rumah 1 MCK. wisatawan yang datang ke Pulau Gili Iyang bisa manfaatkan itu dan warga pemilik rumah akan diuntungkan secara ekonomi,”tandasnya.

Pihaknya juga menyinggung soal keberadaan home stay milik Pemkab yang saat ini dalam kondisi tidak terurus.

“Saya berharap bupati yang baru ini lebih peka dalam membaca peluang ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat Pulau Gili Iyang. Serahkan saja pengelolaanya kepada masyarakat dan pemerintahan desa agar destinasi wisata oksigen terbaik tetap digemari wisatawan,” tutupnya.
Editor: Ferry Arbania

HotNews:  Masterplan Pantai Lombang Diantara Cemara Udang dan Tambak