Gus Ipul. Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Maduraexpose.com- Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan Pulau Madura tercatat sebagai tempat penderita penyakit kusta terbanyak di Jawa Timur. “Paling banyak  di Madura karena dulu oleh Belanda diisolir di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang,” kata Saifullah Yusuf.

Saifullah menyebutkan penderita kusta terbanyak di Kabupaten Sumenep dengan jumlah 516 orang dan Sampang 400 orang. Adapun sisanya tersebar di  Bangkalan, Pamekasan, Lumajang, Lamongan, Tuban, Probolinggo, Situbondo, Pasuruan dan sebagainya.

Menurut Saifullah, Jawa Timur masih menjadi provinsi dengan jumlah penderita kusta paling banyak di Indonesia. “Jumlah mencapai 4.600 orang,” katanya.

Walaupun masih yang terbanyak, namun, kata dia,  jumlah penderitanya makin menurun dibandingkan pada 2012 yang mencapai 4.807 orang. Pada tahun yang sama Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat kedua dengan 2.345 pasien.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit Sumber Glagah Budi Astutik Kusharjuni menuturkan bahwa melalui peringatan Hari Kusta Sedunia ini ia berharap masyarakat menghapus stigma negatif terhadap penderita kusta.

“Penyakit kusta bisa disembuhkan, masyarakat tidak boleh mengucilkan,” kata dia. Menurutnya kusta memang bisa menular melalui udara, namun setelah kontak langsung selama puluhan tahun. “Tidak bisa menular melalui kontak kulit.”

Saifullah mengimbau Dinas Kesehatan di setiap kabupaten/kota tidak hanya melakukan upaya kuratif atau pengobatan namun juga promotif dan preventif. “Kami mentargetkan jumlah penderita kusta di Jawa Timur turun hingga 50 persen,” kata pejabat yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Rumah Sakit Kusta Sumber Glagah saat ini menampung 50 pasien rawat inap dan 65 pasien umum. Dari 50 pasien kusta tersebut, 31 diantaranya menjalani program kuratif. Pasien kusta yang dirujuk ke Sumber Glagah tidak hanya berasal dari Jawa Timur tapi juga  Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat  dan Sulawesi Selatan.

HotNews:  Mahfud MD Dinilai Sudah Berulangkali Membuat Gaduh

(Tmp)