Sumenep (Maduraexpose.com)- Dijelaskan oleh Sertu Fajaryanto kepda Bapak Zainal disela-sela pada saat bersama memupuk padi sebagai gambaran saja, jika menggunakan NPK dosisnya adalah 100 kg urea dan 300 kg NPK.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Dalam penyampaian Sertu Fajaryanto tersebut hanya dosis anjuran, untuk menentukan dosis secara tepat maka anda harus melakukan uji coba pada tanah milik anda sendiri baik itu antar musim maupun antar lokasi. Sedangkan untuk tanah normal pemerintah memberikan rekomendasi pupuk untuk tanaman padi sebagai berikut, Urea sebesar 200 kg – 250 kg, SP36 100 kg – 150 kg dan KCl 75 kg – 100 kg. “terang Babinsa”.

Seperti yang saya lakukan pada saat ini oleh Babinsa Ramil 0827/19 Sertu Fajaryanto, yang mana saya sedang membatu petani warga binaan memupuk padi dilahan milik Bapak Zainal di Dusun Sepangkur Kecil Desa Sabuntan Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Sabtu, 3/1/2018.

Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang perlu diperhatikan salah satunya pada tahap pemupukan baik itu tanaman padi, jagung, kedelai ataupun tanaman yang lainnya. Dosis pemupukan tanaman padi khususnya sangatlah variatif sekali antara daerah yang satu dengan yang lain, antara petani yang satu dengan petani yang lain dan antar musim juga berbeda.

“Kalau menurut saya apabila boleh menyarankan atau merekomendasikan justru gunakan ilmu titen anda, maksudnya cobalah dengan dosis yang kecil dulu kalau hasilnya kurang bagus baru dinaikkan dosisnya pada musim yang akan datang, anda tentunya yang lebih paham dengan kondisi tanah yang anda tanami,” kata Fajaryanto.

Kaliini saya juga menyesuaikan dengan cara Pak Zainal warga binaan wilayah Koramil 0827/19 Sapekan di Desa Sabuntan Kecamatan Sapeken, didalam pemupukan tanaman padinya walaupun sesuai anjuran seperti yang saya sampaikan tadi. Yang jelas Pak Zainal sudah paham dan tau gmn kemauan unsur hara yang ada didalam tanah miliknya dengan seberapa banyak pupuk yang harus diberikannya.

Ucapan terima kasih dari Bapak Zainal juga disampaikan kepada Babinsa Sapekan yang mana Sertu Fajaryanto di Desa Sabuntan, telah bersedia membantu dan mendampingi dirinya dari mulai pengolahan lahan, penanaman sampai dengan pemupukan kali ini.

(sur/fer)