Gubri Ingin Payung Elektrik Masjid Raya Annur Fungsional Setiap Jumat hingga Minggu

Terbit: 19 Februari 2024 | 06:24 WIB

Maduraexpose.com- Gubernur Riau (Gubri), Edy Natar Nasution meminta kepada para pengurus Masjid Raya Annur agar meningkatkan kenyamanan para jemaah yang beribadah di sana. Hal itu dinilai akan mengembalikan keramaian masjid kebanggaan Provinsi Riau tersebut.

Selain kenyamanan, Gubri juga melihat banyaknya wisatawan dari luar kota yang datang ke Masjid Raya Annur untuk melihat payung elektrik yang ada di kawasan masjid. Ia meminta setidaknya payung itu dikembangkan selama akhir pekan agar orang-orang yang ingin berekreasi dapat menikmatinya.

“Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, kembangkan payungnya. Banyak bus wisata datang mau melihat. Mereka ingin menikmati masjid kebanggaan kita itu, tapi payungnya tidak dibuka,” kata Gubri saat pertemuan dengan pengurus Masjid Raya An-Nur Pekanbaru, Rabu (3/1/2023) , di Kediaman Gubri.

Ditambahkannya, saat wisatawan yang datang tersebut merasa senang, mereka akan masuk ke dalam dan beribadah. Bukan hanya dari luar, tapi juga masyarakat sekitar yang bisa menjadi jemaah tetap.

“Kalau dia (pengunjung) merasa senang, dia akan masuk ke dalam. Upaya meramaikan masjid ini lebih penting,” terang Gubri.

Lanjut dia, Annur adalah masjid kebanggaan milik provinsi. “Kadang saya tengok, saya coba salat subuh di sana dengan jemaah yang sedikit. Kondisi ini memprihatinkan,” tuturnya.

Hal itu dikatakan Gubri, salah satu yang membuat sedikitnya jemaah adalah kenyamanan yang belum optimal. Di mana, jarak antar-parkiran dan tempat ibadah jauh, serta kebersihan yang belum maksimal juga.

“Parkir jauh, perjalanan saya jauh, sendal dilepas begitu masuk. Tapi saat saya mau masuk menginjakkan kaki ke karpet, pasir yang ada di telapak kaki membuat saya merasa kaki tidak suci,” jelasnya.

Gubri melanjutkan, meramaikan masjid itu caranya adalah membuat nyaman orang-orang yang akan masuk ke dalamnya. Agar kebersihan dan kenyamanan pengunjung dapat ditingkatkan, ia juga meminta petugas kebersihan yang ada meningkatkan kinerjanya.***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *