
MaduraExpose.com– Kasus penyegelan dua mesin rokok ilegal milik Perusahaan Rokok (PR) Daun Mulia di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang, menjadi pusat perhatian dalam aksi unjuk rasa ribuan massa dari Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) di Kantor Bea Cukai Madura.
Penindakan yang dilakukan KPPBC Tipe Madya Pabean (TMP) C Madura tersebut dinilai lamban dan hanya bersifat simbolis, memicu desakan publik agar institusi bea cukai menunjukkan ketegasan yang substantif.
Tuntutan Aksi dan Sorotan Tajam LSM
Korlap aksi GMPM, Didik Haryanto, yang juga Ketua Umum LSM Bidik, bersama dengan sejumlah aktivis senior lainnya, secara terbuka menuntut transparansi dalam penindakan terhadap pengusaha yang diduga kuat melakukan pelanggaran izin. Titik berat desakan ini adalah kasus dua mesin rokok di Sampang yang dianggap sebagai bukti nyata lemahnya pengawasan.
“Ini bukan mesin baru. Mesin tersebut sudah lama beroperasi untuk memproduksi SKM, padahal izinnya hanya untuk SKT. Kalau baru sekarang disegel, patut dipertanyakan sejauh mana pengawasan dilakukan selama ini,” tegas Didik. Menurutnya, tindakan penyegelan tanpa proses hukum hanya akan memberi kesan seolah-olah negara hadir, namun tidak menyentuh akar persoalan. Pihaknya mendesak agar Bea Cukai tidak berhenti di penyegelan, melainkan melanjutkan dengan proses hukum terhadap pemilik usaha untuk memberikan efek jera.
Komitmen Bea Cukai dan “Operasi Gempur”
Menanggapi desakan yang terfokus pada penindakan di Sampang, Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, menyatakan apresiasinya. “Pihak Bea Cukai selalu bersifat positif. Aspirasi dari masyarakat, LSM, petani, dan mahasiswa kami terima dengan baik,” ujar Novian. Ia menegaskan kembali komitmen Bea Cukai untuk mengoptimalkan penerimaan negara melalui pelayanan yang efisien dan penegakan hukum yang tegas.
Sebagai respons langsung, Novian berjanji akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Rokok Ilegal dan melancarkan “Operasi Gempur”. Janji ini disambut baik, namun publik menanti implementasi yang nyata dan keberanian untuk menindaklanjuti kasus-kasus seperti yang terjadi di Sampang hingga tuntas secara hukum.
Menanti Tindakan Nyata
Keresahan publik yang memicu aksi massa ini berakar dari dugaan bahwa pelanggaran di PR Daun Mulia bukan kasus tunggal, melainkan bagian dari jaringan besar peredaran rokok ilegal. Didik Haryanto menduga, PR Daun Mulia memiliki keterkaitan dengan sedikitnya enam pabrik lain yang beroperasi tanpa izin. Atas dasar itu, LSM Bidik sedang menyiapkan laporan resmi kepada Kementerian Keuangan, Dirjen Bea Cukai, dan Dirjen Pajak untuk mendesak penanganan kasus ini secara menyeluruh.
Kasus dua mesin rokok di Sampang kini menjadi barometer. Seberapa jauh Bea Cukai Madura berani melangkah dari penyegelan menuju penyitaan aset dan proses hukum, akan menjadi tolok ukur keseriusan mereka dalam memberantas rokok ilegal. Masyarakat Madura kini menanti, apakah “Operasi Gempur” yang dijanjikan akan menjadi sebuah perang total melawan sindikat rokok ilegal atau hanya sekadar retorika di atas kertas.
[dbs/tbn/sun/gim]

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)