Sumenep (MaduraExpose.com)–Persoalan sengketa lahan tambak udang di Desa Kombang, Kecamatan Talango di somasi oleh Hj. Sulaihah alias Juma’ati B. Iyum dan Hamsun yang mengklim sebagai pemilik melalui kuasa hukumnya, Andi Khairul Anwar, SH. ditolak oleh pihak pengelola.

“Saat ada surat somasi, kami langsung panggil kadus untuk pemilik tambak udang. Yang bersangkutan menolak surat tersebut,” paparnya.

Namun ditanya soal kepastian pemilik lahan pada tambak udang itu, Muhammad tak bisa memastikan. Sebab, pihaknya baru menjabat.

“Saya tidak tahu pastinya, saya kan baru menjabat. Mungkin kades yang lama. Lagian soal somasi itu kami hanya dapat tembusan termasuk juga camat,” ucapnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Sementara, pihak pengelola tambak udang HK, saat dihubungi melalui telepon genggamnya terdengar tidak aktif.

Sebelumnya, lahan tambak udang di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep, Jawa Timur disoal oleh Hj. Sulaihah alias Juma’ati B. Iyum dan Hamsun.

Hal itu adanya dugaan diserobot oleh HK sebagai pengusaha tambak udang di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep.

Kedua pemilik lahan melakukan somasi melalui kuasa hukumnya Andi Khairul Anwar, SH. melayangkan somasi pada Rabu, (20/11/2019) kemarin terhadap HK sebagai terduga (Pemilik tambak udang).

“Kedua Klien kami memberi kuasa untuk mensomasi HK yang diduga telah diserobot oleh H. Kasmani dan dijadikan tempat budidaya tambak udang sejak tahun 2015 sampai saat ini tanpa seizinnya,” kata Andi.

(trm)