Gapoktan Desa Gadding Gelar Sekolah Lapang Poktan

Terbit: 29 September 2016 | 17:58 WIB

MADURA EXPOSE–Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Gadding, Manding, Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL – PHT) sebagai proses pembelajaran non formal untuk para petani di daerah tersebut.

Joko Suwarno, Kabid Perkebunan Dishutbun Kabupaten Sumenep dalam sesi penyampaian materi mengatakan, SL-PHT tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengenali potensi sekaligus menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi permasalahan, termasuk dalam mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumber daya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan.

“Sehingga usaha tani dapat lebih efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan. SL – PHT tanaman tembakau dipandang sebagai salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif, karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa (Andragogi) karena sifatnya yang tidak formal. Proses belajar dilakukan di lapangan dimana tersedia obyek nyata berupa tanaman tembakau yang dijadikan materi pelajaran,” ujar Joko Suwarno, Kabid Perkebunan Dishutbun Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dirinya berharap, dengan adanya sekolah lapang ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani dan materi yang sudah diperoleh disekolah lapang menjadi acuan bagi seluruh anggota Poktan.

“Jadi, kembangkanlah poktan kedepannya. Bukan hanya sampai disini, setelah selesai sekolah lapang maka menjadi selesai juga poktannya. Ini tidak boleh terjadi. Kedepannya masih banyak program kami untuk poktan. Sedang realisasi program sekarang ini sudah sesuai dengan rapnya,” imbuh Joko menambahkan.

Sementara Muhasan, Ketua Poktan, Desa Gadding, Kecamatan Manding menyampaikan terimakasih kepada Dinas Hutbun Sumenep yang telah melaksanakan sekolah lapang, yang diharapkan terus berkelanjutan.

“Terimakasih banyak kepada Bapak-Bapak yang dari Dinas Hutbun yang telah melaksanakan sekolah lapang. Semoga tidak sampai disini. Artinya, sekolah ini berkelanjutan karena sangat bermanfaat bagi para petani melalui POktan,”ujar Muhasan, Ketua Poktan Desa Gedding, Manding, Sumenep. [yud/fer]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *