Gairah Nyai Eva Mengembangkan UMKM Sumenep Bersaing di Pasar Global

Terbit: 26 Januari 2024 | 13:47 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)— Wakil Bupati Sumenep Nyai Dewi Khalifah atau lebih karib dipanggil Nyai Eva dikenal Sosok pemimpin perempuan yang lahir dan dibesarkan dilingkungan pesantren dengan segudang prestasi gemilang.

Selain dikenal sebagai tokoh pesantren perempuan, kiprah nyai Eva dipanggung politik selalu diperhitungkan karena memiliki kapasitas mumpuni dan pendukung setia dan militan. Dibidang oragnisasi NU, dirinya sudah berkali-kali menjadi Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sumenep.

Nyai Eva yang memiliki nama lengkap Hj. Dewi Khalifah,SH, MH , MPd.I dikenal masyarakat luas ini juga dikenal sangat piawai dalam menciptakan dunia usaha yang telah mengantarkan banyak perempuan muslimat memiliki kreativitas industri yang mampu menopang kebutuhan keluarga.

Wabup Nyai Eva tak hanya jago soal politik, dibidang ekonomi produktif Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep, dirinya selalu terdepan menggawangi pembinaan disejumlah daerah, sekaligus melakukan banyak upaya agar produk UMKM itu bersaing di kancah global.

Dalam setahun saja, minimal ada satu produk local UMKM Sumenep bisa go international.
“Target kita sangat jelas, dengan melihat hasil produk local yang bisa kita pasarkan secara global menembus pasar international,” kata Wabup Dewi Khalifah, SH, MH. M.Pd.I .

Menurutnya, untuk kedepannya Pemerintah Daerah menarget UMKM di Kabupaten Sumenep kedepannya akan mendapat perhatian khusus atau prioritas agar terus berkembang secara signifikan.

“Insya Allah, Kami bersama seluruh pihak terkait di Sumenep, dengan sepenuh hati prioritaskan UMKM, itu dilakukan supaya ada peningkatan yang siginifikan.” Imbuhnya.

Pihaknya juga berharap agar semaksimal mungkin mengembangkan seluruh potensi yang ada.

“Kemudian kita dampingi, terutama dari persoalan packing, permodalan, dan market,”imbuh wanita cantik yang masih memilih sendiri, pasca suaminya KH Safraji Ketua MUI Sumenep tutup usia beberapa tahun lalu.

Dijelaskan Nyai Eva, salah satu upaya pemasaran produk UMKM yang tengah dilakukan Pemeritahan Daerah saat ini, telah membuka akses kesejumlah sawalan atau toko moderndi Kabupaten Sumenep.

“Kita buka akses ke 47 toko modern yang tersebar disejumlah titik strategis di Kabupaten Sumenep. Ini bagian dari diakses temen-temen UMKM.” Tandasnya.

Pihaknya juga melakukan sinergitas antara UMKM dengan seluruh pihak dinas terkait di Kabupaten Sumenep seperti Dinas Koperasi UMKM dan Perindag dan Dinas Koperasi UKM untuk melakukan pendampingan dan pelatihan, termasuk membantu proses perizinan bagi UMKM yang belum memiliki legalitas usaha.

“Pokoknya semua kita didampingi UMKM kita di Kabupaten Sumenep. istilahnya kita manjain UMKM kita lebih bergairah dalam mengembangkan produk usaha hingga mampu bersaing dengan produk luar,” tutup Nyai Eva, Wabup Suemenep. [Ferry Arbania/MaduraExpose]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *