MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP– Menjelang akhir kepemimpinan KH Busyro Karim dan Achmad Fauzi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep priode 2015-2020 menjadi perhatian banyak kalangan tak hanya dikalangan pesantren, namun juga menjadi perhatian masyarakat diakar rumput.




Banyak yang menginginkan agar Bupati Sumenep setelah kepemimpinan Busyro Karim dipilih dari kalangan Kiai tak peduli dari partai politik apapun.

“Kalau saya sih lebih setuju kalau Bupatinya nanti setelah Kiai Busyro dipilih dari kalangan kiai juga dong. Sumenep ini khan banyak sekali tokoh politik dari kiai,” ujar Chazaimah, salah satu anggota Forum Wali Santri Sumenep (FWSS) dilansir MaduraExpose.com, Kamis 25 Juni 2020.

Disinggung siapakah tokoh kiai yang layak menjadi Bupati Sumenep setelah kepemimpinan Kiai Busyro Karim, perempuan yang pernah aktif di Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) organisasi sayap kemahasiswaan PKB Sumenep inipun menyebutkan beberapa nama yang menurutnya cukup dikenal oleh masyarakat luas.




“ Kalau bicara PKB yang saya tahu tokohnya itu, kalau tidak salah ada KH.Imam Hasyim (mantan Ketua DPRD Sumenep,Red) dan KH Hamid Ali Munir yang sekarang jadi Ketua DPRD Sumenep. Saya pikir mereka layak menjadi Bupati Sumenep. Pokoknya saya lebih setuju kiai lagi Bupatinya,” tutupnya.

Untuk diketahui, sampai detik ini DPP PKB belum menentukan sosok yang akan dipilih untuk direkom sebagai bakal calon Bupati maupun wakil bupati Sumenep.Bongkar pasang pasangan calon di partai besutan Gusdur inipun terjadi semisal pengusaha muda Hairul Anwar yang gagal disandingkan dengan Fattah Jasin dengan alasan rekom partai yang memilih mendukung Achmad Fauzi Ketua DPC PDI Perjuangan sebagai Bacabup Sumenep 9 Desember 2020.




Editor:Ferry Arbania
Sumber: Maduraexpose.com

HotNews:  Mantap! Rekom PKB Akhirnya Jatuh Ke Paslon Fattah- Jasin Ra Fikri