Fakta Mengerikan, Petani Sawit Ditelan Ular Piton

Terbit: 29 Maret 2017 | 18:34 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Masyarakat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sontak digegerkan dengan kabar penemuan ular piton sepanjang 5 meter. Sebab dari dalam perutnya ditemukan jasad seorang petani bernama Akbar.

“Semalam kejadiannya di Desa Salo Biro Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar. Korbannya petani sawit yang diketahui namanya Akbar (25),” kata Supriadi, warga Desa Salo Biro saat dihubungi via telepon, Selasa (28/3/2017).

Menurutnya, dari informasi yang ia dapatkan korban Akbar diserang ular piton berukuran besar itu saat sedang berada di area kebun kelapa sawit.

“Kata keluarga yang ada di dekat lokasi saat itu kelapa sawit yang dipanen tampak terhambur, jadi kemungkinan memang korban diserang ular piton tersebut saat mengambil kelapa sawit,” terang Supriadi.

Proses evakuasi korban dari perut ular piton itu langsung viral usai sebuah video berdurasi 5 menit 43 detik yang menayangkan sekelompok warga membelah perut ular piton itu tersebar di media sosial.

Satriawan, salah seorang warga yang menyaksikan langsung proses pembelahan perut ular tersebut menjelaskan bahwa Akbar pergi ke kebun kelapa sawit miliknya sejak Minggu, 26 Maret 2017 pukul 09.00 Wita. Namun ia tak kunjung pulang hingga keesokan harinya. Akhirnya warga memutuskan untuk mencari Akbar.

“Setelah beberapa jam mencari, sekitar jam 10 malam warga menemukan ular piton sepanjang kira-kira 4 meter, ular itu besar, seperti kekenyangan sehingga sulit bergerak,” terang Satriawan.

Warga curiga Akbar yang sejak sehari sebelumnya hilang ditelan oleh ular piton tersebut. Pasalnya, kata dia, kelapa sawit yang habis dipetik ditemukan berserakan di sekitar lokasi penemuan ular tersebut.

“Kemungkinan ular tersebut menyerang Akbar dari belakang,” lanjutnya singkat.

Warga pun berembuk. Akhirnya warga bersepakat untuk membelah perut ular tersebut dengan menggunakan peralatan seadanya.

“Kami sepakat membelah perut ular itu malam itu juga dengan menggunakan alat seadanya, hanya menggunakan senter dan parang, dan walhasil kami menemukan Akbar yang sudah tidak bernyawa di dalam perut ular tersebut,” ujar dia.

Saat dikeluarkan perlahan dari perut ular piton itu, jasad Akbar langsung dikenal kerabatnya dengan ciri-ciri mengenakan celana pendek dan baju kaos serta wajah korban yang masih utuh.

Usai dievakuasi dari dalam perut ular piton itu, jasad korban lalu diambil pihak keluarganya untuk dimakamkan.

“Memang sejak lama masyarakat setempat juga sering kehilangan ternak sapi yah kemungkinan besar ular itu juga yang menyantapnya,” kata Supriadi menambahkan.

[liputan6]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

WASPADA! Potensi Cuaca Ekstrem dan Petir Melanda Sumenep Sepekan ke Depan, Wilayah Kepulauan Paling Rawan

Terbit: 13 Februari 2026 | 02:39 WIB SUMENEP, maduraexpose.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kabupaten Sumenep dan sekitarnya. Berdasarkan data yang…

DARURAT LOGISTIK: BBM dan Beras Krisis, Warga Aceh Tengah Datangi Kantor Bupati

Terbit: 2 Desember 2025 | 23:17 WIB METRO ACEH — Situasi darurat pangan dan energi di Kabupaten Aceh Tengah semakin kritis pasca-bencana. Ratusan warga yang terdampak banjir dan tanah longsor…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *