
MADURAEXPOSE.COM, TULUNGAGUNG – Eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah atau Perang Teluk yang diprediksi bakal berlangsung lama, mulai memicu alarm kewaspadaan di tingkat daerah. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menginstruksikan seluruh kader untuk melakukan langkah antisipasi konkret terhadap dampak ekonomi global yang mulai mengancam daya beli masyarakat.
Dalam kegiatan sosialisasi dan buka puasa bersama relawan di Tulungagung, Sabtu (14/3/2026), Erma menekankan bahwa krisis global bukan lagi sekadar isu di berita internasional, melainkan ancaman nyata terhadap nilai mata uang dan stabilitas ekonomi nasional.
Efisiensi Anggaran: Pengawasan Ketat terhadap APBD
Sebagai Anggota Komisi B DPRD Jatim, Erma membawa arahan strategis dari DPP Partai agar kader di legislatif dan eksekutif melakukan pengawasan ketat serta efisiensi anggaran. Dalam kacamata Teori Anggaran Publik (Public Budgeting Theory), efisiensi di masa krisis adalah imperatif untuk menjamin ketersediaan ruang fiskal bagi program-program yang bersentuhan langsung dengan rakyat.
“DPP Partai menginstruksikan kader untuk melakukan pengawasan dan efisiensi APBD serta meningkatkan pergerakan ekonomi masyarakat. Kita berharap Pemerintah Pusat melakukan efisiensi APBN untuk recovery ekonomi,” tegas Erma yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini.
Gotong Royong sebagai Tameng Ideologi
Di sisi lain, Wakabid Pemenangan Pemilu DPC Tulungagung, Sodik Purnomo, menambahkan dimensi spiritual dalam kerja politik. Menurutnya, implementasi semangat gotong royong adalah benteng terakhir Indonesia dalam menghadapi krisis. Mengutip pakar sosiologi, ia menyebut bahwa kemampuan menangkap dimensi sosial adalah ciri “orang baik”.
Secara Administrasi Publik, gerakan gotong royong ini merupakan bentuk Social Capital (modal sosial) yang mampu menambal celah-celah yang tidak terjangkau oleh bantuan formal pemerintah. Sodik meyakini, melalui jalur politik yang bersih, upaya menyejahterakan masyarakat menjadi bagian dari amal salih yang berujung pada keadilan sosial.
EDITORIAL NOTE
Menghadapi Badai Global dengan Nalar Lokal
Langkah Erma Susanti mengingatkan kita pada realitas pahit: bahwa peluru yang ditembakkan di Timur Tengah bisa berdampak pada harga beras di pasar Tulungagung maupun Sumenep. Kita di https://www.google.com/url?sa=E&source=gmail&q=MaduraExpose.com mengapresiasi ajakan untuk efisiensi APBD. Di saat rakyat sedang “sesak napas” akibat kelesuan pasar, setiap rupiah anggaran negara harus benar-benar dialokasikan untuk pemulihan, bukan untuk seremonial yang nirfaedah.
Krisis global adalah ujian bagi nalar kepemimpinan. Apakah para wakil rakyat mampu melakukan pengawasan yang jujur, atau justru terjebak dalam pemborosan di tengah penderitaan masyarakat? Gotong royong memang kunci, namun ia harus dimulai dari teladan efisiensi di kursi-kursi kekuasaan.
— Ferry Arbania

![MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose] MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776238298/kokain-27-kg-bungkus-bugatti-sumenep-maduraexpose_hwe1rf.jpg)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)