
Oleh: Redaksi Madura Expose
MADURA EXPOSE – Ramadhan 1447 Hijriah datang dengan membawa potret keberagaman yang luar biasa di Indonesia. Sejak Selasa malam (17/2/2026), publik disuguhi tiga realitas berbeda: warga di Desa Ketawang Karay yang sudah memulai tarawih lebih awal, warga Muhammadiyah yang memulai puasa hari ini (Rabu, 18/2), dan Keputusan Pemerintah yang menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Bagaimana media melihat anomali ini? Jika kita menelusup ke dalam ruang data ilmiah, perbedaan ini bukanlah kekacauan, melainkan buah dari perbedaan standar parameter astronomis yang digunakan.
Minus di Bawah Ufuk: Dasar Istikmal Pemerintah
Secara sains, laporan dari berbagai titik rukyat—mulai dari Jembatan Sigandu di Batang hingga Pantai Tanaros di Ambunten, Sumenep—memberikan data yang identik. LF PCNU Batang secara lugas menjelaskan bahwa ijtima’ (konjungsi) baru terjadi pada pukul 19.02 WIB, alias setelah matahari terbenam.
Artinya, saat petang Selasa kemarin, hilal secara teknis belum lahir. Ketinggian hilal yang berada di angka minus (-2,41° hingga -0,93°) menjadikannya mustahil untuk dilihat mata telanjang maupun teleskop tercanggih sekalipun. Inilah yang mendasari pemerintah melakukan Istikmal (menyempurnakan Sya’ban menjadi 30 hari).
Wujudul Hilal: Logika Kepastian Muhammadiyah
Di sisi lain, PD Muhammadiyah Batang mengonfirmasi ketaatan warga persyarikatan terhadap keputusan PP Muhammadiyah yang memulai puasa hari ini, Rabu (18/2). Mengapa berbeda? Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.
Bagi penganut metode ini, selama ijtima’ sudah terjadi (meskipun malam hari) dan posisi bulan sudah berada di atas ufuk pada saat matahari terbenam di sebagian wilayah bumi, maka esok harinya sudah masuk bulan baru. Ini adalah pendekatan matematis-astronomis yang memberikan kepastian waktu jauh-jauh hari tanpa harus bergantung pada visibilitas mata.
Tradisi Karat dan Ruang Kebatinan
Lalu bagaimana dengan fenomena masyarakat di Karay atau daerah lain yang memulai lebih awal? Inilah ruang “khazanah lokal” yang seringkali bersandar pada metode rukyat tradisional atau perhitungan aboge yang diwariskan turun-temurun. Meskipun secara astronomi modern sulit divalidasi, secara sosiologis ini adalah bentuk kekayaan spiritualitas Madura yang tetap menjunjung tinggi keyakinan komunitasnya.
Kesimpulan: Cerdas Menyikapi, Cadas Berprinsip
Perbedaan ini mengajarkan kita satu hal: Ilmu Falak adalah jembatan antara wahyu dan sains. Pemerintah melalui Kemenag menetapkan Kamis sebagai hari pertama puasa berdasarkan kesepakatan MABIMS (tinggi 3 derajat, elongasi 6,4 derajat). Muhammadiyah konsisten dengan sistem hisabnya. Dan masyarakat lokal konsisten dengan tradisinya.
Bagi Madura Expose, keberagaman ini adalah ujian kedewasaan publik. Puasa hari Rabu atau Kamis adalah masalah ijtihad teknis. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana ibadah ini mampu mentransformasi pribadi menjadi lebih beradab dan bermartabat.
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang memulai hari ini, dan selamat mempersiapkan diri bagi yang memulai esok hari. Di bawah langit yang sama, kita menyembah Tuhan yang satu.
Penulis Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose
Layanan Pembaca: Kritik, saran, atau artikel opini tandingan terkait Editorial ini bisa dikirimkan ke: maduraexposenews@gmail.com

![Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose] Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776184346/jk-kapolri-panglima-tni-doa-bersama-lintas-agama.jpg_efyxvq.jpg)
![Infografis abstrak hitam putih mengenai struktur anggaran APBD Kabupaten Sumenep tahun 2026, menampilkan diagram belanja operasi vs belanja modal dan area pengawasan dana DAK. [Infografis: Dok. Madura Expose] Infografis abstrak hitam putih mengenai struktur anggaran APBD Kabupaten Sumenep tahun 2026, menampilkan diagram belanja operasi vs belanja modal dan area pengawasan dana DAK. [Infografis: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775594141/analisis-apbd-sumenep-2026-postur-makro-infrastruktur-ambunten_wbah62.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)