Dukung FAHAM, KH Kholil Asyari: “Pasangan Achmad Fauzi dan KH Imam Hasyim wajib menang”

Terbit: 17 November 2024 | 03:21 WIB

Sumenep,Maduraexpose.com – Dalam sebuah kesempatan, KH Kholil Asyari Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Batu Ampar, Guluk-Guluk, Sumenep secara resmi menyatakan dukungan kepada pasangan Achmad Fauzi-KH Imam Hasyim (FAHAM) sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

Disitat dari laman resmi PDI Perjuangan, pernyataan dukungan Kiai Kholil itu terungkap dalam acara silaturrahmi dengan tokoh masyarakat dan ibu Muslimat di Desa Batu Ampar, pada Kamis 24 Oktober 2024 lalu. Komitmen untuk memenangkan paslon Achmad Fauzi-KH Imam Hasyim pun mencuat kepermukaan.

“Pasangan Achmad Fauzi dan KH Imam Hasyim wajib menang,” ujar Kiai Kholil Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Batu Ampar, Guluk-Guluk, Sumenep dikutip dari situs resmi PDI Perjuangan Jawa Timur.

Kiai Kholil berharap, pasangan Fauzi-Kiai Imam dapat membawa perubahan positif dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.
“Dukungan kita semua, termasuk pesantren, menjadi faktor krusial dalam meraih hati para pemilih,” terangnya.

Menurutnya, visi dan misi pasangan yang dikenal dengan FAHAM tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat Sumenep, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan, menjaga nilai-nilai keagamaan, dan pendidikan pesantren.

Sementara Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik dukungan dari Pondok Pesantren Mambaul Ulum Batu Ampar.
“Dukungan ini akan menjadi modal kami untuk melangkah. Bismillah, semoga dukungan para kiai, para ulama ini mendatangkan berkah dalam pengabdian kami,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan pesantren di Kota Keris. (tim/haz/set)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

    Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

    Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

    Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *