Duh, Petugas KPPS Terbaring di Rumah Sakit

Terbit: 18 Februari 2024 | 10:01 WIB

Maduraexpose.com- Dua orang petugas KPPS Pemilu 2024 Kota Probolinggo, Jawa Timur saat melakukan proses pemungutan suara harus di rawat di rumah sakit dan salah satu saksi dari parpol meninggal dunia.

Dua petugas KPPS yang dirawat adalah Selvie, petugas KPPS di TPS 01, Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, yang dirawat di Puskesmas Wonoasih, adalah Puji Lestari, petugas KPPS di TPS 16 Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan yang dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh.

Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri dan PJ Walikota Probolinggo Nurkholis menjenguk petugas KPPS dan berikan santunan kepada saksi parpol yang meninggal dunia. Secara bergantian, Pj Wali Kota, yang didampingi Ketua KPU Kota Probolinggo, menjenguk keduanya. Dari kunjungan tersebut, diketahui kedua petugas KPPS ini kondisinya sudah mulai membaik.

Tak hanya menjenguk dua petugas KPPS yang di rawat di Puskesmas dan rumah sakit, Pj Wali Kota dan Ketua KPU Kota Probolinggo juga bertakziah dan memberi santunan ke salah satu saksi parpol yang meninggal.

Korban adalah Muhammad Fahmi Arif (20) warga Jalan Abdul Aziz, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

“Saya ingin berterima kasih kepada anggota KPPS yang telah bekerja mensukseskan Pemilu 2024. Pekerjaan berat dan tanggung jawab yang mereka emban membuat kondisinya kelelahan dan harus dilarikan ke rumah sakit,” ujar Nurkholis, Sabtu (11/2/2024).

Terlebih keduanya merupakan bagian dari penyelenggar Pemilu 2024. Ia berharap, Ketua KPU jug sigap dalam menyikapi kondisi seperti ini atau pun kondisi insidental lainnya.

“Karena tahapan perhitungan ini hingga penetapan masih berlangsung, semoga semua berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang membahayakan. Saya akan terus memantau perkembangan yang berkaitan dengan Pemilu 2024,” tandasnya.

“Jadi mereka yang belum pernah menjadi petugas KPPS ini kaget dengan ritme pekerjaan yang harus dilakukan, bahkan sampai ada TPS yang melakukan perhitungan sampai pagi,” pungkasnya. [NewsSatu]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *