MADURA EXPOSE—Malang benar nasib WJ (inisial) seorang bocah yang masih berumu 7 tahun, diduga menjadi korban perkosaan dua pelajar yang rumahnya berdekatan.

Informasi yang dihimpun Madura Expose menyebutkan, dua pelaku ini masih tetangga korban dan tercatat sebagai siswa kelas 4 dan satu pelaku lagi masih kelasi 1 sekolah dasar.

Tak hanya melakukan pemerkosaan bocah berusia 7 tahun, dua siswa SD ini merekam adegan mereka saat menggaghi korban layaknya orang dewasa.

“Anak-anak itu lepas kendali dan juga pengaruh video. Dari situ anak itu mau mempraktikan yang dilihat di dalam video itu,” ungkap petugas BPMP Sumenep, Linda Mardiana, kepada awak media keamrin.

Pemerkosaan yang dilakukan dua pelajar ini, lanjut mardiana, membuat korban mengalami trauma berat. Korban saat ini mendapat pendampingan dari petugas pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak. Kasus pemerkosaan tersebut,tegas Mardiana, tidak dilaporkan ke polisi karena baik korban maupun dua pelaku masih dibawah umur. Namun, masalah ini ditangani oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Ada sedikit perubahan dari sebelum dan sesudah kejadian. Bagkan korban mengalami trauma berat dan sedang dalam pendampingan dari petugas pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak”, imbuh Mardiana.

Wanita yang terlihat ramah ini berpesan kepada para orang tua agar mengawasi keseharian anak-anaknya terhadap barang elektronik seperti handphone yang tidak menutup kemungkinan tersambung dengan akses internet. [dbs/zam/fer]

HotNews:  Babinsa Koramil 0827/21 Ra'as Sertu Tuhono Komsos di Dusun Gunung