
Sumenep (Maduraexpose.com)–Teka-teki tentang sewa kontrak terkait kontrak kerjasama pengolahan ICS atau  Integrated Cold Stroge yang dipersoalkan oleh H. Masdawi Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Partai Demokrat mulai menemukan titik terang.
H. Masdawi menyebutkan,
Proyek PT Prinus yang terletak di Desa Longos Kecamatan Gapura, Sumenep selesai dibangun pada tahun 2017 itu konon telah diserah terimakan dengan pihak Pemkab Sumenep pada akhir 2018. Namun dalam perjalanannya diduga belum melunasi kontrak yang telah disepakati sebelumnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Perikanan Sumenep Agustiono Sulasno setelah melakukan koordinasi internal melalui bawahannya terungkap jika kontrak kerjasama yang dipersoalkan tersebut belum sepenuhnya dilunasi. Namun pihak Dinas Perikanan tidak menyebutkan nama PT Prinus, melainkan PT Perindo.
“Iya benar sisa kontrak sama jasa produksi total 521 juta, kita sudah berkirim surat sebanyak 4 kali. Dan ditambah surat terakhir setelah lebaran terkait saran dari Kementerian untuk melakukan pertemuan dan akan didampingi kementerian, tapi sampai saat ini belum ada respon dari PT Perindo,”ujar Agustiono Sulasno, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep melalui pesan yang diterima Maduraexpose.com mengkonfirmasi pemberitaan sebelumnya yang diunggah situs resmi www.visit.co.id, media jaring Maduraexpose.com, Jum’at 17 Juni 2022.
Meneruskan laporan bawahannya, Kepala Dinas Perikanan Sumenep yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan itu menambahkan, bahwa nilai kontrak hampir memcapai setengah miliar rupiah
“Kontraknya 410 juta pertahun ditambah bagi hasil 111 juta pertahun,” imbuhnya.
Disinggung ada penyebutan nama PT yang berbeda dengan versi Anggota Dewan, Agus panggilan akrab Agustiono Sulasno bilang telah berganti nama.
“Dulu namanya Prinus sekarang sdh dimerger menjadi groupnya PERINDO mas”, pungkasnya. (*)
Editor: Ferry Arbania

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
