Disiplin Protokol Kesehatan: Babinsa Koramil 0827/09 Peragaan Bantu Warga Pakai Masker

0
58

Sumenep (Maduraexpose.com)– Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini dipandang perlu menjadi keutamaan dalam masyarakat. Disilplin protokol kesehatan perlu tumbuh menjadi gerakan bersama yang muncul dari kesadaran masyarakat.

Babinsa Koramil 0827/09 Peragaan Serma Abdul Salam bersama Bhabinkantibmas Polsek Peragaan melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan di Pasar Tradisional di Kecamatan Peragaan, Kabupaten Sumenep. Jum’at (11-12-2020)

Pandemi COVID-19 yang belum tahu kapan akan berakhir, tentu membuat banyak orang mengalami kecemasan bahkan stres. Kondisi ini tidak akan berakhir, jika salah satu dari kita tidak disiplin terapkan protokol kesehatan.

“Akibat masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan ketika melakukan aktifitas di luar rumah, untuk itu tidak henti-hentinya kami melaksanakan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan di Pasar Tradisional Kecamatan Peragaan. Kami masih menjumpai masyarakat yang belum sadar akan pentingnya menggunakan masker saat bepergian ke pasar. Sehingga kami selaku aparat kewilayahan selalu menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memakai masker dan jaga jarak saat transaksi jual beli. Kami juga memberikan masker kepada masyarakat yang tidak membawa masker”. Ujar Serma Abdul Salam.

Melihat hal itu, tentu perlu tekad yang kuat dan harus kompak dilakukan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Mengutip situs satgas penanganan covid-19, 3M dan 3T adalah kunci utama penanganan COVID-19. Kita dihimbau perlu untuk terus untuk menjalankan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun).

Sedangkan, Pemerintah akan terus menjalankan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) dengan dukungan semua lapisan masyarakat.

Babinsa Serma Abdul Salam mengatakan “Penerapan 3M dan 3T adalah satu paket upaya yang tidak dapat dipisahkan untuk memutus rantai penularan COVID-19. Jika masih ada segelintir orang saja di masyarakat yang tidak disiplin menerapkan 3 M. Jangan harap pandemi ini berakhir dengan cepat”, pungkasnya

Seperti diketahui, penyebaran utama COVID-19 adalah melalui droplet, yaitu cipratan liur berukuran sangat kecil yang bisa menyebar saat sedang berbicara, bersin, atau batuk.

Untuk menghindari droplet yang sudah terkontaminasi virus corona memasuki tubuh kita melalui mulut, hidung, atau mata, maka protokol kesehatan tetap diutamakan, dimanapun anda berada.

“Pendisiplinan bisa menjadi istilah pengganti untuk hukuman ataupun instrumen hukuman, karena yang di butuhkan sekarang adalah ketaatan menjalankan pola atau gaya hidup yang mengedepakan keselamatan jiwa saat keluar dari rumah”. tutup Babinsa Serma Abdul Salam[fer]