
[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)– Pengembangan Prasarana Pelabuhan Tarebung Kecamatan Gayam (BK Prov. Jatim) di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura Jawa Timur mulai mendapat sorotan dari sejumlah pihak karena diduga terdapat pengerjaan yang tidak sesuai dengan spek dan mengabaikan perintah dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep. Proyek tersebut diluncurkan dengan pagu Rp. 1.251.162.000,00 yang bersumber dari APBD 2021 .
Salah satu yang disoal oleh aktivis kepulauan, yakni terkait dengan spesifikasi seperti bahan material yang didugab kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) seperti penggunaan pasir hitam dicampur dengan tanah. Konon hal ini sudah mendapat teguran dari Dishub Sumenep selaku satuan kerja.
Masudi, salah satu aktivis di Kepulauan kepada awak media memebebrkan jika pihak Dishub Sumenep pernah menegur CV Damar Wulan agar tidak main-main dalam melaksanakan proyek tersebut. Namun, lanjut dia, peringatan itu seperti tidak diindahkan dengan tetap menggunakan campuran pasir hitam dengan tanah dalam pembuatan beton riul tangkis laut dan pemasangan batu.
“Padahal sudah disuruh tolak oleh Dishub. Tujuannya agar tidak dipakai untuk beton riil. Dan saat ini sudah ada 27 riul yang sudah selesai dikerjakan,” kata Masudi kepada wartawan di Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Mashudi tak habis pikir dengan ngototnya pelaksanaan tersebut meski kerap mendapat teguran, baik dari pihak Dishub Sumenep maupun dari konsultan pengawasan.
“Ada yang aneh dibalik kengototan CV Damar Wulan. Padahal sudah mendapat teguran keras dari Kepala Bidang (Kabid Dishub) dan Konsultan tersohor di Kabupatan Sumenep. Saya menduga ada yang perlu kita telusuri bersama”, tandasnya kepada awak media, Senin 21 September 2021.
Mantan aktivis PMII ini juga mempertanyakan marwah Dinas Perhubungan Sumenep yang terkesan mudah diabaikan “fatwanya” oleh kontraktor pelakasana proyek yang jelas-jelas dalam pengawasannya.
“Saya curiga, ada apa sebenarnya dengan Kabid Sarpras Dishub Sumenep?,” sindir Masudi seperti menahan emosi.
Sementara, Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Sumenep,Dadang Dedi Iskandar mengatakan kepada wartawan untuk menolak, jika dalam pengerjaanya tidak sesuai spek.
“Dinas tidak akan mengakomodir jika memang barangnya tidak sesuai. Terlepas dari siapa yang mendatangkan barang itu, entah warga setempat atau bukan, percuma kalau tidak sesuai spek. Tolak saja, ” terangnya kepada wartawan.
Dadang berdalih, terkait kondisi di lapangan, pihaknya sudah menyerahkan pengawasan itu kepada konsultan sebagai kepanjangan tangan Dishub.
“Saya kan tidak mungkin turun ke lokasi dan tidak akan main-main mas. Kalau semisal nanti pekerjanya putus kontrak, yah biarkan putus kontrak. Yang kami harapkan spek harus bagus,” sambungnya lagi menjelaskan.
Terpisah, Konsultan pengawas mengatakan, dirinya sudah kerap kali menegur, bahkan kata dia pasir yang dianggap kualitasnya jelek itu, olehnya sudah disuruh untuk ditahan. “Pengerjaan beton harus melewati beberapa uji lab dan uji lainnya, makanya pasir saya tahan, “ujarnya singkat.
Sementara Deky, Kontraktor dari CV Damar Wulan saat dihubungi wartawan via telepon genggamnya mengaku tidak tahu jika pasirnya sudah dibuat Riul. Itu terjadi karena selama ini pihaknya mengklaim belum mengonfirmasi bawahannya di lapangan.
“Saya juga belum tau Mas. Nanti saya coba konfirmasi dengan orang saya yang di lapangan, ” ujarnya.
Kendati demikian, Deky mengaku sudah melarang, meski saat ini sudah ada yang mensuplay bahan pasir hitam dan akan dilakukan aproval material oleh konsultan.
“Perkara yang sudah dipakai untuk pembuatan riul, nanti saya suruh cek untuk tidak di pasang, “sambungnya lagi.
Disinggung soal pengerjaan bahan yang diduga tak sesuai spek, Deky meminta awak media untuk kordinasi dengan koleganya di lapangan.
“Silahkan koordinasi dengan kolega dilapangan,” tutupnya. [tmc/tim][/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)