Direktur BPRS Tanggapi Pernyataan Ketua Fraksi Gerindra Sumenep

0
838

MADURAEXPOSE. COM–Direktur BPRS bhakti Sumekar Sumenep,Novi Sujatmiko menanggapi enteng terkait pernyataan ketua Fraksi Gerindra Sejahtera DPRD sumenep Nurus Salam atau biasa disapa Oyok terkait rencana pengelolaan Pasar Anom Baru Sumenep terutama dikawasan Blok A hingga mencapai 90 %.

“Kita awalnya tdk ada keinginan mengelola namun krn hampir 90% jumlah toko stan dan kios”, ungkap Novi Sujatmiko,Direktur BPRS bhakti Sumekar kepada MaduraExpose.com melalui WhatsApp pribadinya, Rabu 13 September 2017.

Pihaknya menambahkan, pemilik toko dan kios di Blok A dan sebagian besar pedagang ,diakuinya merasa keberatan untuk mengangsur selama pengelolaan masih sepeti yang berjalan saat ini.

“Banyak pedagang keberatan dan kami merasa selaku pemilik agar aset yang ada tersebut produktif. Maka perlu dilakukan langkah strategis agar kedepannya tdk menjadi permasalahan, timpalnya menambahkan.

Untuk itu, lanjut Novi, pihaknya mengusulkan pengelolaan sekaligus seluruh aset pasar di blok A tersebut, termasuk fasilitas umumnya.

“Tujuannya agar pedagang secara keseluruhan merasa aman dan nyaman sehingga pada akhirnya kewajiban pedagang kepada bprs bisa lancar pula sampai lunas,”pungkasnya kepada MaduraExpose.com.

Sebelumnya, Nurus Salam, Ketua Komisi II DPRD Sumenep kepada awak media membeberkan kepastian pengelolaan pasar anom baru tersebut setelah Komisi yang membidangi bagian ekonomi itu menggelar rapat dengan pihak BPRD Bhakti Sumekar serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pada Senin (11/9) lalu.

“Penataannya segera dilakukan dalam minggu ini, dimungkinkan 20 September serah terima pengelolaan dari Disperindag ke BPRS akan dilakukan,” kata Nurus Salam.

(Ferry Arbania)

HotNews:  Program TMMD ke-110 Kodim 0827 Sumenep Terus Dikerjakan Sesuai Target