Kapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, AKBP H. Joseph Ananta Pinora, SIK., M.Si
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM— Banyaknya keluhan masyarakat Sumenep tentang sulitnya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang masuk ketelinga anggota DPRD setempat, diharapkan mendapat perhatian serius dari kalangan kepolisian agar pengawasan dilakukan di seluruh SPBU.

Pihaknya juga mengaku heran, kenapa banyak laporan warga yang menduga kosongnya bensin karena adanya pihak-pihak tertentu yang melakukan penimbunan.

”Nanti kita cek kenapa (bensin) kok bisa langka? apakah harga jualnya ada kesamaan, jika berbeda kenapa kok bisa berbeda,” ungkap Joseph Ananta Pinora, Kapolres Sumenep kepada awak media.

Soal pengawasan, pihaknya terus melakukan peninjauan terkait adanya dugaan kelangkaan BBM yang dikeluhkan masyarakat menjelang masuknya bulan suci Ramdhan 1438 H.

Pinora menambahkan, kalaupun nantinya ditemukan penimbunan, pihaknya terlebih dahulu akan menelusuri apa alasan logisnya.

“Misalnya penimbunan dilakukan karena cuaca ekstrim kepulauan, dan kalau dipaksakan misalnya berbahaya, alasan itu bisa kami terima,” tandasnya.

Sebaliknya, Pinora mengancam akan menindak tegas, jika penimbunan BBM itu dilakukan dengan alasan mesin rusak atau jangan-jangan untuk dioplos, maka hal tersebut tidak bisa ditolerir.

“Mengoplos BBM itu melanggar hokum. Jadi, tidak boleh dan orangnya harus ditangkap,”pungkasnya. ( A71/Ami/Fat/*)

HotNews:  Komsos Babinsa Panagan Perkuat Komunikasi Dengan Warga